Mercinews


Ribuan KTP invalid milik warga Abdya di musnahkan

Blangpidie (Mercinews.com) – Sebanyak 53.413 keping Kartu Tanda Penduduk (KTP) invalid (rusak) milik warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dimusnahkan.

Pemusnahanan ini dilakukan untuk menghindari kartu identitas yang sudah invalid tercecer menjelang pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang.

Puluhan ribu keping KTP yang terkumpul sejak tahun 2011 sampai tahun 2018 itu merupakan hasil sitaan karena rusak, perubahan elemen data serta invalid lainnya karena sebab tertentu.

Sehingga, Pemkab Abdya diwakili Asisten Pemerintahan Setdakab Abdya, Amrizal SSos, Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK, Kasdim 0110/Abdya Mayor Inf Sutaryo, mewakili Kejari Abdya, Wendi SH dan para instansi terkait lainnya melakukan pemusnahan di halaman perkarangan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Abdya, Jumat (21/12).

Baca juga:  Pemkab Abdya serahkan bantuan Betor ke penyandang distabilitas

“Pemusnahan invalid ini seharusnya sudah dimusnahkan kemarin. Berhubung ada halangan, baru hari ini (Jumat) bisa kita lakukan pemusnahan,” kata Kepala Disdukcapil Abdya, Rajul Asmar SE didampingi Sekretaris Disdukcapil ZA Zufri SH MM.

Rajul menjelaskan, kartu identitas ini terdiri dari KTP dan e-KTP. Dari jumlah tersebut, merupakan kartu identitas yang dikumpulkan sejak tahun 2011 lalu.

“Jumlahnya 53.413 keping KTP dan e-KTP termasuk KTP merah putih semasa konflik di Aceh dulu, Kartu identitas ini dibakar agar tidak tercecer dan digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Baca juga:  Sambut HUT Abdya Pemkab Akan Buat Hiburan Rakyat

Kartu identitas invalid ini karena ada perubahan data.misalnya yang pada waktu itu belum menikah saat ini sudah atau yang sebelumnya PNS saat ini sudah pensiun.

Sehingga perlu identitas baru dan kartu identitas lama diserahkan kepada kantor Dindukcapil.

“Ada data kependudukan yang berubah jadi orang tersebut harus mengganti KTP-nya, dan KTP lama disita oleh Dindukcapil,” terangnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.