Mercinews

Nasional

13 Terdakwa Perusuh 21-22 Mei Dituntut 4 Bulan Penjara

Susana sidang para terdakwa pelaku kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (20/8/2019).(KOMPASc. Com/CYNTHIA LOVA)

Jakarta, Mercinews.com – Sebanyak 13 terdakwa pembuat kerusuhan saat 21-22 Mei 2019 dituntut 4 bulan penjara. Jaksa meyakini para terdakwa bersalah dengan terlibat kerusuhan di depan kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, pada 21-22 Mei lalu.

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan dengan sengaja pada waktu orang banyak datang kerumunan tidak segera pergi setelah diperintahkan untuk ketiga kalinya oleh atau atas nama kekuasaan yang berwenang,” kata jaksa penuntut umum Eka Widiastuti saat membacakan surat tuntutan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Baca juga:  Moeldoko: Tak Ada Tim Mawar dalam Kerusuhan 22 Mei

Para terdakwa diyakini bersalah melanggar Pasal 218 KUHP. Surat tuntutan dibacakan secara terpisah oleh jaksa. Berikut ini nama-nama terdakwa perusuh 21-22 Mei:

  1. Rendy Bugis Petta Lolo

  2. Abdurrais Ishak

  3. Jumawal

  4. Zulkadri Purnama

  5. Vivi Adrian

  6. Syamsul Huda

  7. Yoga Firdaus

  8. Armin Melani

  9. Sofyanto

  10. Joni Afriyanto

  11. Ahmad Rifai

  12. Sandi Maulana

  13. Jabbar Khomeini

Jaksa menyebut para terdakwa mengetahui adanya aksi massa di kantor Bawaslu, Jakarta, melalui teman hingga media sosial. Kemudian mereka menuju lokasi yang sudah ramai kerumunan massa.

Baca juga:  Komnas HAM Periksa Sejumlah Brimob yang Bertugas saat Rusuh 22 Mei

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan disebut jaksa saat itu sudah mengimbau massa membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing, tapi massa melemparkan batu hingga merusak fasilitas umum. Akibatnya, beberapa polisi mengalami luka-luka.

“Selanjutnya para terdakwa dilakukan interogasi terkait perbuatannya dan mengakui bahwa telah melakukan pelemparan terhadap tim Resmob Polda Metro Jaya,” kata jaksa.

Atas tuntutan tersebut, para terdakwa meminta hukuman ringan kepada hakim. Mereka juga menyesali perbuatannya tersebut. [m/]

 

 

Sumber: detikcom

Comments