Mercinews


Dilanda kekeringan, Masyarakat Aceh Besar shalat Istisqa minta hujan

Sejak tiga bulan terakhir masyarakat setempat mengalami kemarau panjang yang akibatnya sumur warga kering serta gagal tanam padi.

Masyarakat melaksanakan salat istisqa atau meminta hujan di Kemukiman Lamlhom Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (25/5/2019)(Antara Aceh/Khalis)

Banda Aceh, Mercinews.com – Seratusan masyarakat dari tujuh desa di Kemukiman Lamlhom, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, melaksanakan salat istisqa atau salat meminta hujan di salah satu area persawahan Kemukiman Lamlhom, Sabtu (25/5).

Masyarakat menunaikan salat istisqa tersebut lantaran sepanjang tiga bulan terakhir mereka mengalami kemarau panjang. Dan akibatnya warga kesusahan mendapatkan air karena banyak sumur yang kering, dan bahkan warga juga gagal untuk menanam padi.

“Hari ini karena sudah lama kemarau panjang, sumur sudah kering, dan Alhamdulillah hari ini kita telah melaksanakan salat istisqa dengan harapan supaya Allah SWT dapat mencurahkan hujan kepada kampung kita, masyarakat pun mudah mendapatkan air,” kata Kepala Kemukiman Lamlhom Ahannan kepada Antara.

Baca juga:  Masjid Tuha Indrapuri Berdiri dari Proses Islamisasi di Aceh

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga ikut menunaikan salat istisqa. Dan masyarakat juga tampak membawa dua ekor ayam yang dimasukkan dalam kandang ke lokasi salat. Kata Ahannan, akibat kekeringan tersebut tidak hanya berdampak kepada manusia, tetapi berbagai jenis hewan juga terkena dampak dalam bertahan hidup.

“Kekeringan sudah sampai tiga bulan. Kalau pun ada hujan sedikit saja, tidak bisa membawa air yang begitu banyak. Semenjak setelah tsunami (2004) kami menanam padi setahun dua kali, bulan April kemarin seharusnya tanam padi tapi karena tidak ada hujan maka tidak tanam,” katanya, menambahkan.

Baca juga:  Harga Daging Sapi di Aceh Besar Capai Rp 160.000 Perkilogram

Sementara itu, khatib salat istisqa Tgk Al Jufri menyebutkan masyarakat yang hendak melaksanakan salat istisqa harus berpuasa tiga hari berturut-turut sebelum melakukan salat. Dan pada saat hari melaksankan salat istisqa, jamaah juga harus berpuasa.

“Jadi puasa apapun boleh. Puasa nazar boleh, atau puasa kifarat, ataupun puasa qada, atau puasa Ramadhan. Apalagi memang kita sedang dalam bulan suci Ramadhan ini. Maka itu sudah memenuhi syarat. Yang penting kita isi dengan puasa,” ungkap Al Jufri.

Pewarta : Khalis
Uploader : Salahuddin Wahid
(ANTARA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.