Mercinews


Politisi PDIP: Saatnya Aset Kekayaan Milik Teuku Markam Dikembalikan ke Aceh

Foto:Modus Aceh

Jakarta, Mercinews.com – Salah satu perusahaan BUMN yang berasal dari harta kekayaan konglomerat Aceh Teuku Markam adalah PT Berdikari.

Politisi PDI Perjuangan H Karimun Usman menyatakan DPR Aceh dan Pemerintah Aceh bisa saja meminta kembali perusahaan tersebut ke Aceh, dan dipersilakan mengajukannya kepada Presiden Joko Widodo.

“Sekarang waktu yang tepat bila DPR Aceh dan Pemerintah Aceh menginginkan PT Berdikari dikembalikan ke Aceh, terlebih masih ada anak dari alamarhum Teuku Markam,” kata Karimun Usman, Senin (10/6/2019).

Baca juga:  KPK Ingatkan Pemerintah dan BUMN Hati-hati Terima Investasi dari China

Karimun menceritakan, T Markam adalah salah seorang konglomerat Indonesia.

“Tetapi Markam tipe yang tidak balas budi ke Bung Karno. Keuntungan dalam memasukan alat perang IRIAN BARAT tahun 1963 dibelikan dalam bentuk emas yang dipasang dipuncak Monas. Bukan diberikan kepada pribadi Bung Karno,” kata Karimun.

Masih kata Karimun, pada 1961, T Markam pernah dituding oleh orang-orang tertentu di Aceh telah membawa lari kulit rakyat, sebab pada masa itu dia punya pabrik kulit di Blouwer Banda Aceh mengalami kerugian.

Baca juga:  Selain 28 Kg Emas di Monas, Kekayaannya Teuku Markam Masih Sanggup Dirikan BUMN

“Di Jakarta Markam bertemu Jendral Gatot Subroto dan diperkenalkan kepada Presiden Soekarno, yang waktu itu sedang ada tender pengadaan peci atau kopiah. Teuku Markam berhasil memenangkan tender tersebut,” ujar Karimun.

Sejak itu Teuku Markam juga dipercaya memasukkan alat-alat perang dalam rangka perang Irian Barat.

Pada 1966, Teuku Markam dicap PKI karena terlalu dekat dengan Bung Karno.

“Perusahaannya PT Berdikari diambil alih oleh negara dan dijadikan BUMN,” kata Karimun Usman.

 

Serambinews

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.