Mercinews


Pria Asal Aceh Ditemukan Meninggal Dunia di Yogyakarta

KTP identitas korban

Yogyakarta, Mercinews.com – Pria asal Aceh ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kost di RT 41 RW 13 Prawirodirjan Gondomanan, Yogyakarta, Rabu (12/6/2019). Identitas korban diketahui bernama Hendra (31), lahir di Tapaktuan, Aceh Selatan dan berdomisili di Jln. Pelabuhan No. 14 Komplek Ulee Lheue, Meuraxa, Banda Aceh.

Peristiwa itu diketahui setelah pemilik kost, Dwianto Martono Trihandoko, sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi disuruh oleh istrinya Sri Wulantari untuk memeriksa kamar korban karena sudah beberapa hari korban tidak keluar kamar. Dwianto lantas memanggil Ketua RT yang bernama Tumirin untuk memeriksa kamar korban. Namun setelah pintur kamar diketuk-ketuk dan tidak ada respons, membuat Dwianto membuka jendela untuk melihat kondisi di dalam rumah. Saat itu ia melihat korban dalam kondisi tergeletak di lantai. Melihat kejadian itu pihaknya melaporkan ke Polsek Gondomanan.

Baca juga:  Cerita Warga Aceh yang Selamat dari Insiden Penembakan di Papua

Berdasarkan informasi yang beredar, korban baru tinggal di kost tersebut sekitar satu bulan. Pria tersebut mengaku dari Aceh dan bekerja di Galeri Mal, serta pernah mengeluh kepada ketua RW sedang dalam keadaan sakit dan dalam perawatan RS Bethesda. Berdasarkan temuan barang bukti hasil rekaman medis RS Panti Rapih tertanggal 10 Mei 2019, korban diketahui mengidap penyakit menular.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dr. Arif Budiyanto dari Puskesmas Gondomanan dan Tim Inafis Polresta Yogyakarta, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik baik menggunakan senjata tajam atau tumpul di tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia karena sakit. Pukul 12.45 WIB siang tadi jenazah dibawa ke RS Bhayangkara oleh PMI dan belum ada keluarga korban yang dapat dihubungi.

Baca juga:  Dibacok Terduga Teroris Kaliurang Yogyakarta, 2 Anggota Densus Luka di Pinggang

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebuah sepeda motor Honda Spacy AB 6976 AF, bukti rekam medis tanggal 19 Mei 2019 dari RS Bethesda Yogyakarta, satu lempeng obat sakit kepala merk Panadol dan obat dari RS Pantirapih Yogyakarta, serta sebuah ponsel.

Editor : Ihan Nurdin
Acehtrend

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.