Mercinews

Berita

Aksi Emak-emak Geruduk Rumah Prabowo di Kertanegara: Tolak Rekonsiliasi

Aksi Emak-emak Geruduk Rumah Prabowo di Kertanegara: Tolak Rekonsiliasi/ Foto: detikcom

Jakarta, Mercinews.com – Massa emak-emak pendukung Prabowo-Sandi menyambangi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2019). Mereka mendesak Prabowo menolak rekonsiliasi dengan kubu Jokowi.

Pantauan kumparan, sekitar 30 emak-emak itu datang sekitar pukul 14.30 WIB. Mereka datang dengan membawa spanduk dan berbagai poster bertuliskan “Tolak Rekonsiliasi”, “Rezim ini Pelanggar HAM Berat”, hingga”Kecurangan Harus Dituntut, Bongkar Sampai ke Akar-akarnya”.

“Kita tidak mau kalau Prabowo mengadakan rekonsiliasi. Bagaimana dengan korban, bagaimana dengan 700 KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara), mereka yang ditahan (korban rusuh 21-22 Mei & tokoh-tokoh 02), lebih dari 600 petugas KPPS, kenapa (meninggal dunia) tidak diautopsi,” kata pimpinan aksi, Nurdiati Akma, di lokasi, Jumat (5/7/2019).

Baca juga:  Prabowo: Kampanye Akbar di Senayan Dihadiri Satu Juta Lebih Orang

“Maka, jangan Bapak (Prabowo) terima, rekonsiliasi, atau apa pun namanya, seratus juta kali kita tidak rela,” lanjutnya.

Untuk periode pemerintahan ke depan, Nurdianti berharap, Prabowo-Sandi tetap menjadi menjadi oposisi. Sekalipun itu permintaan partai koalisi untuk bergabung, Nurdianti meminta Prabowo menghiraukannya.

“Tidak ada rekonsiliasi. Pak Prabowo, lihat ini wajah ibu-ibu. Apakah itu yang meminta Gerindra, Demokrat, PAN, PKS, siapapun dia, parpol koalisi, yang mempunyai keinginan-keinginan, kami tidak ikhlas, kami tidak rida,” ungkapnya.

“Jangan khianati hati nurani sendiri, jadilah oposisi yang benar. Kami emak-emak punya senjata Pak Prabowo, tapi bukan senjata punya polisi, tapi kami punya mulut, kami punya bakul. Siap bela Prabowo-Sandi,” tegasnya.

Baca juga:  Terima Putusan MK, Prabowo Salam Komando dengan Sandiaga

Sayangnya, tuntutan itu tak sampai langsung ke Prabowo. Kediaman Ketum Gerindra itu tampak sepi, hanya dihuni oleh penjaga rumah. Sekitar pukul 15.30 WIB, massa sudah membubarkan diri.

Prabowo dan Jokowi direncanakan bertemu pada Juli 2019. Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Asrul Sani, menyebut Jokowi sudah membukakan pintu untuk Prabowo jika ingin bertemu.

“Kalau soal waktu, kan lebih tergantung pada pihak Pak Prabowo. Karena Pak Jokowi kan sudah membuka pintu dari kapan,” kata Arsul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Sumber: Kumparan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.