AS izinkan Kyiv gunakan rudal HIMARS MLRS dan GMLRS untuk Serang wilayah Rusia

Jumat, 31 Mei 2024 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto AP/Sersan. Kelas 1 Andrew Dickson
Memuat rudal ATACMS ke dalam sistem rudal artileri HIMARS yang sangat mobile

Foto AP/Sersan. Kelas 1 Andrew Dickson Memuat rudal ATACMS ke dalam sistem rudal artileri HIMARS yang sangat mobile

Moskow, Mercinews.com, – Amerika Serikat akan mengizinkan Ukraina menggunakan senjata Amerika untuk menyerang wilayah Rusia yang berdekatan dengan wilayah Kharkov, tulis Wall Street Journal (31/5) mengutip para pejabat.

“Senjata yang Amerika izinkan untuk digunakan oleh Ukraina di wilayah Kharkov termasuk sistem rudal GMLRS, HIMARS MLRS, dan sistem artileri,” kata artikel itu.

“Rudal GMLRS ke sistem HIMARS mencapai jangkauan maksimum 80 kilometer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehari sebelumnya, seorang perwakilan Departemen Luar Negeri mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Presiden AS Joe Biden mengizinkan Ukraina menggunakan senjata Amerika untuk pertempuran melawan baterai terhadap sasaran di Rusia yang mengancam Kharkov, tetapi tetap memberlakukan larangan penggunaan rudal operasional-taktis ATACMS. dan senjata api jarak jauh lainnya,

Baca Juga:  Warga Yordania Marah setelah Pemerintah Cegat Rudal Iran ke Israel

Seperti yang kemudian dilaporkan oleh juru bicara pemerintah Jerman Steffen Hebestreit, Berlin dan sekutunya percaya bahwa Angkatan Bersenjata Ukraina dapat menggunakan senjata Barat untuk melawan kemajuan tentara Rusia di wilayah Kharkov.

Jerman mengizinkan senjatanya digunakan tidak lebih dari 40 km dari perbatasan dan hanya untuk pertahanan wilayah Kharkov, catat Bild, Pemerintah Jerman belum berniat memasok Taurus dengan jangkauan hingga 500 km.

Diklarifikasi bahwa howitzer self-propelled Panzerhaubitze 2000 dan MARS-II MLRS dapat digunakan dari senjata yang dipasok oleh Jerman.

Baca Juga:  Presiden Iran Meninggal Kecelakaan Heli, Puluhan Ribu Orang Hadiri Pemakaman Raisi

Sebelumnya Retorika agresif NATO
Baru-baru ini, politisi Barat semakin menyerukan untuk mengizinkan Angkatan Bersenjata Ukraina melakukan serangan di wilayah Rusia.

Pernyataan ini misalnya disampaikan oleh Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg. Posisi ini didukung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Menteri Luar Negeri Denmark Lars Løkke Rasmussen mengatakan bahwa Kopenhagen akan mengizinkan Kyiv menggunakan pesawat tempur F-16 untuk tujuan ini.

Pada saat yang sama, negara-negara lain dalam aliansi tersebut menentangnya. Menurut Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani, Ukraina harus menggunakan senjata yang diterima dari Barat hanya di wilayahnya. Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjártó menyebut rencana NATO sebagai ide gila.

Baca Juga:  Putin menjaga implementasi program negara di bawah kendali pribadi

Vladimir Putin menekankan bahwa perwakilan negara-negara NATO harus menyadari “apa yang mereka mainkan” ketika mereka berbicara tentang rencana untuk mengizinkan Kyiv menyerang “target yang sah” jauh ke dalam wilayah Rusia Sepert dilansir RIA Novosti,

Seperti yang dikatakan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, Moskow tahu bahwa upaya untuk menyerang wilayah Rusia dengan senjata Amerika sudah dilakukan.” (mc)

Sumber Berita : Wall Street Journal / RIA Novosti

Berita Terkait

Ukraina dan Jepang menandatangani perjanjian jaminan keamanan bilateral
Pengadilan Kota Balashikha menerima kasus suap terbesar dalam sejarah Rusia
Erdogan: penolakan Israel untuk menyerukan gencatan senjata di Gaza “merusak”
Erdogan Sebut pengakuan Spanyol terhadap Palestina langkah penting menuju perdamaian
Seimas Lituania menyetujui wajib militer untuk dinas militer sepulang sekolah
Trump dapat membatalkan perjanjian keamanan yang akan ditandatangani Biden dan Zelensky
Kebakaran hebat terjadi di gudang kilang minyak di Erbil Irak
Thailand telah umumkan keinginannya untuk menjadi anggota BRICS
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 00:46 WIB

Ukraina dan Jepang menandatangani perjanjian jaminan keamanan bilateral

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:57 WIB

Pengadilan Kota Balashikha menerima kasus suap terbesar dalam sejarah Rusia

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:56 WIB

Erdogan Sebut pengakuan Spanyol terhadap Palestina langkah penting menuju perdamaian

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:41 WIB

Seimas Lituania menyetujui wajib militer untuk dinas militer sepulang sekolah

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:19 WIB

Trump dapat membatalkan perjanjian keamanan yang akan ditandatangani Biden dan Zelensky

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:49 WIB

Kebakaran hebat terjadi di gudang kilang minyak di Erbil Irak

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:33 WIB

Thailand telah umumkan keinginannya untuk menjadi anggota BRICS

Kamis, 13 Juni 2024 - 01:55 WIB

Militer Rusia Serang area parkir pesawat Angkatan Bersenjata Ukraina

Berita Terbaru