Mercinews

Daerah

Bicara Perdamaian, Jusuf Kalla Bandingkan Situasi di Aceh dan Papua

UCOK0478 e1567437554121 - Bicara Perdamaian, Jusuf Kalla Bandingkan Situasi di Aceh dan Papua
Wapres Jk Saat Resmikan Gedung Proyek 7in1 di Kampus Unsyiah Banda Aceh/ Mercinews

Padang, Mercinews.com – Wapres Jusuf Kalla mengatakan setiap daerah di Indonesia mempunyai karakter dan ciri khas masing-masing. JK lantas membandingkan keamanan di Aceh dan Papua yang belakangan ini ramai dibahas.

“Saya tadi baru dari Aceh. Sebelumnya kita terus bicarakan masalah Papua. Pertanyaan yang timbul, Aceh aman setelah 15 tahun, setelah perdamaian kita lakukan. Kenapa hasilnya beda? Papua tetap selalu bergejolak sampai kemarin. Tapi Aceh Alhamdulillah orang sudah buka Warung Kopi dan lain sebagainya. Ini menandakan bahwa sesuatu atau daerah memiliki karakter atau cara untuk menanganinya yang berbeda-beda,” kata JK saat menghadiri acara silaturahmi bersama pemerintah dan masyarakat Sumatera Barat di Padang, Senin (2/9/2019) malam.

JK mengatakan masalah kerapkali timbul meskipun anggaran untuk kedua daerah tersebut. JK berharap segala persoalan dapat diselesaikan dengan baik.

Baca juga:  Dyah Erti Idawati Semangati Anak PAUD agar Hidup Sehat

“Walaupun kita tahu, anggaran untuk kedua daerah tersebut dibanding daerah lain jauh berbeda. Tapi tetap saja ada ketidakpuasan sehingga menimbulkan masalah-masalah,” ujar dia.

Dia juga menyinggung soal satu kata yang menyebabkan letusan konflik di Papua. Menurut JK, hal yang sama juga terjadi di Jakarta beberapa tahun lalu.

“Selain fundamentalnya ada spirit untuk tidak lepas dari keinginan memisahkan diri, juga khususnya karena satu kata. Kata yang menyebabkan suatu letusan yang kita kenal semua, yang selalu dipersoalkan kata ‘monyet’. Juga pada saat dua tahun lalu atau tiga tahun lalu, terjadi demonstrasi besar-besaran di Jakarta, juga akibat satu kata, yaitu Al-Maidah,” ujar dia.

Baca juga:  Plt Gubernur Aceh Lantik 24 Pejabat Eselon II

JK mengimbau setiap elemen bangsa saling menjaga keharmonisan. Setiap kesalahpahaman, kata JK, dapat diatasi dengan baik.

“Jadi artinya, kita sendiri harus menjaga perasaan masing-masing dan suatu keharmonisan bangsa ini, di samping juga kita harus mengetahui betul masalah yang terjadi di daerah. Mudah-mudahan kita mendapat penyelesaian yang baik, walaupun terjadi kesalahpahaman,” imbuh JK.

Silaturahmi bersama pemerintahan dan masyarakat Sumatera Barat ini merupakan agenda pembuka kunjungan Wapres ke Padang. Dalam lawatan selama dua hari di Padang, JK akan melakukan serangkaian kegiatan di antaranya penganugerahan Minang Enterpreneur Award (MEA) dan peresmian asrama milik Universitas Negeri Padang dan Universitas Andalas. (m/p)

 

 

Sumber: detikcom

Comments