Buron 2 Tahun, tersangka korupsi dana desa di Aceh Timur, ditangkap

Rabu, 5 Juni 2024 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka tindak pidana korupsi yang ditangkap Tim Tabur Kejati Aceh. ANTARA/HO-Humas Kejati Aceh

Tersangka tindak pidana korupsi yang ditangkap Tim Tabur Kejati Aceh. ANTARA/HO-Humas Kejati Aceh

Banda Aceh Mercinews.com – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh bersama tim Kejaksaan Negeri Aceh Barat menangkap Sofyan, buronan korupsi dana desa di Kabupaten Aceh Timur yang masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak Maret 2022.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh Ali Rasab Lubis di Banda Aceh, Rabu, mengatakan buronan tersebut atas nama Sofyan (60). Penangkapan Sofyan berdasarkan informasi masyarakat.

“DPO atas nama Sofyan ditangkap di Desa Gaseu, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, pada Selasa (4/6) sekira pukul 23.50 WIB. Sofyan selama ini merupakan DPO Kejaksaan Negeri Aceh Timur dengan status sebagai tersangka,” katanya.

Ali Rasab mengatakan Sofyan menjabat sebagai Keuchik atau Kepala Desa Tanoh Anou, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur. Selama ini, Sofyan dicari atas dugaan tindak pidana korupsi dana desa atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) Desa Tanoh Anou tahun anggaran 2017, 2018, dan 2019.

Kasus ini ditangani Kejaksaan Negeri Aceh Timur. Tindak pidana korupsi diduga dilakukannya melanggar Pasal 2, Pasal 3 jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Sedangkan kerugian negara mencapai Rp700 juta, katanya.

Baca Juga:  Indonesia Menang 2-0 Atas Filipina: Lolos ke Babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Saat ini, status Sofya sebagai tersangka. Upaya penangkapan Sofyan dimulai dengan beberapa kali pemanggilan. Namun, pemanggilan tersebut tidak diindahkan. Sofyan melarikan diri ketika hendak pemanggilan berikut,” kata Ali Rasab Lubis menyebutkapn.

Sementara itu, Asisten Intelijen Kejati Aceh Mukhzan yang memimpin operasi penangkapan mengatakan Sofyan ditangkap setelah pihaknya menerima informasi lokasi persembunyiannya di Desa Gaseu, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat.

“Berdasarkan informasi tersebut, Tim Tabur Kejari Aceh dan Kejaksaan Negeri Aceh Barat langsung menuju ke lokasi dan menangkapnya. Selanjutnya, Sofyan dibawa ke Kejaksaan Negeri Aceh Barat sebelum akhirnya dibawa ke Kejaksaan Negeri Aceh Timur,” kata Mukhzan

Baca Juga:  Polisi tangkap dua pria usai todong buruh bangunan dengan senjata api di Aceh Timur

Mukhzan mengatakan selama ini masih ada beberapa DPO yang masih dicari. Kepada semua DPO untuk segera menyerahkan diri serta mempertanggungjawabkan perbuatan secara hukum. Tim Tabur terus bekerja keras menangkap semua DPO tersebut.

“Tidak ada tempat yang aman bagi para buronan, dan hukum akan tetap ditegakkan dengan tegas dan tanpa pandang bulu. Penangkapan DPO ini merupakan komitmen serta memastikan setiap pelaku tindak pidana korupsi ditindak berdasarkan hukum yang berlaku,” kata Mukhzan.

(m/c)

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Pabrik Ekstasi di Medan Digerebek Polisi, 5 Orang Ditangkap
Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Kasus Vina, Mahfud MD: Ini Kriminal Jahat
Pengadilan Memperberat Hukuman Eks Kepala Bea Cukai Makassar Jadi 12 Tahun Penjara
Edarkan Sabu di dalam lapas Meulaboh, dua narapidana tangkap Polisi
Terkait Buronan Harun Masiku, Penyidik KPK Sita Handphone dan Tas Hasto Kristiyanto
Polisi Buka Hotline Untuk Masyarakat Terkait Kasus Vina Cirebon
3 terdakwa penyelundupan imigran Rohingya di Aceh divonis 20 tahun penjara
Polda Aceh gagalkan peredaran narkoba jenis ganja dan sabu 401 Kg
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:54 WIB

Pabrik Ekstasi di Medan Digerebek Polisi, 5 Orang Ditangkap

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:53 WIB

Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Kasus Vina, Mahfud MD: Ini Kriminal Jahat

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:06 WIB

Pengadilan Memperberat Hukuman Eks Kepala Bea Cukai Makassar Jadi 12 Tahun Penjara

Selasa, 11 Juni 2024 - 13:57 WIB

Edarkan Sabu di dalam lapas Meulaboh, dua narapidana tangkap Polisi

Senin, 10 Juni 2024 - 17:21 WIB

Terkait Buronan Harun Masiku, Penyidik KPK Sita Handphone dan Tas Hasto Kristiyanto

Jumat, 7 Juni 2024 - 00:12 WIB

Polisi Buka Hotline Untuk Masyarakat Terkait Kasus Vina Cirebon

Rabu, 5 Juni 2024 - 21:04 WIB

3 terdakwa penyelundupan imigran Rohingya di Aceh divonis 20 tahun penjara

Rabu, 5 Juni 2024 - 14:21 WIB

Polda Aceh gagalkan peredaran narkoba jenis ganja dan sabu 401 Kg

Berita Terbaru