Aceh

Cegah Corona, Pemko Lhokseumawe Larang Pedagang Jual Daging Meugang di Pasar

Ilustrasi danging

Lhokseumawe, Mercinews.com – Pemerintah Kota Lhokseumawe melarang pedagang menjual daging megang di pasar tradisional kota setempat. Hal itu dilakukan guna mencegah dan memutus mata rantai Coronavirus Disease (Covid-19) di daerah tersebut.

“Tradisi megang tetap tidak bisa dihilangkan, namun hanya saja pedagang jangan menjual daging di Pasar. Namun jika memang ada memotong sapi atau lainnya, akan lebih bagus jualan di desa masing-masing,” kata Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya kepada awak media.

Baca juga:  300 Pekerja Proyek Kereta Cepat Asal China Dilarang Kembali ke Indonesia

Dikatakan Suaidi, pihaknya sudah melakukan rapat terkait hal tersebut dengan Muspida setempat. Alasan tidak membolehkan juala di Pasar, karena masyarakat akan berbondong dan berdesakan datang ke pasar untuk membeli daging.

“Potong sapi boleh, dan jualan di desa masing-masing, kita sudah intruksikan hal itu kepada setiap perangkat gampong masing-masing, dan perangkat tersebut yang akan mudah mengontrolnya,” ujarnya.

Baca juga:  Ijtima Dunia Dibatalkan, MUI Imbau Acara Keramaian Ditunda Sampai Kondusif

Sambung Suaidi, jika ada masyarakat yang memotong lembu di hari Megang, agar berkoordinasi dengan keuchik sdesa setempat.

“Kita sudah sampaikan kepada Muspika, agar disampaikan kepada Keuchik. Hingga kemudian diteruskan kepada masyarakat,” imbuhnya.

 

[m/news]

 

Sumber: ajnn