Mercinews

Aceh

Dipecat Dengan Tidak Hormat dari Kepengurusan PNA, Ini Kata Tiyong

Samsul Bahri alias Tiyong/ Foto: Serambinews

Mercinews.com, Banda Aceh – Ketua Umum DPP Partai Nanggroe Aceh (PNA) hasil kongres 2017, Irwandi Yusuf kembali mengeluarkan keputusan yang menyita perhatian publik meskipun dirinya saat ini sedang mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kali ini, Teungku Agam, sapaan Irwandi, mengeluarkan surat pemecatan terhadap Samsul Bahri alias Tiyong dan M Rizal Falevi Kirani dari keanggotaan partai.

Surat pemecatan itu ditandatanganinya pada 25 September di Jakarta. Masing-masing surat bernomor 006/15/SK/DPP/IX/2019 dan 007/15/SK/DPP/IX/2019.

Baca juga:  Forkab Menduga, Tiyong Tak Pernah Hadiri Rapat Paripurna Selama 2018

Lantas apa tanggapan Tiyong terkait surat pemecatan itu. Tiyong yang saat ini menjadi Ketua Umum DPP PNA hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Bireuen menyatakan tidak mempersoalkan surat itu.

Dia malah menilai keputusan itu hanya memperlihatkan kepanikan Irwandi. “Irwandi mulai panik,” katanya saat diminta tanggapannya, Seperti dilansir Serambinews Jumat (27/9/2019).

Bahkan Tiyong tidak begitu yakin dengan surat tersebut.

“Saya baru tahu dari berita Serambi dan saya belum terima surat pemecatannya. Jangan-jangan itu hoaks,” ujar dia santai.

Baca juga:  Wakil Ketua PNA Banda Aceh akan Praperadilankan KPK

Menurut Tiyong, masalah keabsahan kepemimpinan PNA biar pengadilan yang memutuskan.

Jika Irwandi tidak mengakui keputusan KLB di Bireuen, Tiyong menyarankan untuk menggugatnya ke pengadilan.

“Biarlah hukum yang berbicara mengenai sah atau tidaknya pemecatan saya dari anggota PNA,” ujar Tiyong yang juga anggota DPRA terpilih dan akan dilantik pada 30 September mendatang. [m/]

Comments
To Top