Mercinews

Hukum

Dua Pasangan ABG Digerebek WH di Sebuah Rumah di Kota Langsa

1566376527886 - Dua Pasangan ABG Digerebek WH di Sebuah Rumah di Kota Langsa
Dua Pasangan ABG yang diamankan WH

Langsa, Mercinews.com Petugas Dinas Syariat Islam Kota Langsa dan Wilayatul Hisbah (WH)  menggerebek sebuah rumah di Dusun Perumahan Damai Indah, Gampong Alue Dua, Kecamatan Langsa Baro. Petugas mendapati dua pasang anak baru gede (ABG) di dalam satu kamar di rumah itu.

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa Drs H Ibrahim Latif MM mengatakan, penggerebekan dilakukan pada Senin, 19 Agusutus 2019, sekira pukul 22.00 WIB.

“Sebelumnya, kita mendapat laporan dari masyarakat jika di rumah itu ada masuk dua anak perempuan sekira pukul 20.00 WIB. Tak lama, menyusul dua orang anak lelaki,” kata Ibrahim, Selasa malam.

Atas informasi itu, petugas langsung bergerak melakukan penyelidikan. “Petugas kita yang sedang patroli langsung merapat ke sana. Didampingi perangkat gampong dan warga masyarakat setempat rumah tersebut langsung digerebek,” ungkapnya.

Baca juga:  23 Pelanggar Syariat Islam di Abdya dicambuk, Enam Wanita dan 17 Laki-laki

Benar saja, petugas mendapati dua pasanga ABG itu di dalam satu kamar. “Yang lelaki langsung melarikan diri dari pintu belakang, tapi sudah dijaga petugas sehingga pelarian mereka itu gagal,” katanya.

Hasil pemeriksaan, satu dia antaranya adalah warga Sumatera Utara. Dia adalah I (18), dengan pasangan lelakinya A (19), warga Langsa. Sementara satu pasang lainnya adalah  E (15) warga Kota Lhokseumawe,  dan pasangan lelakinya R (16) warga Langsa.

“Di hadapan petugas mereka mengaku sudah sering melakukan hubungan suami istri, tetapi kata mereka bukan dengan pasangan yang ditangkap ini. Mereka melakukan dengan pasangan yang berbeda dan di tempat yang berbeda,” katanya.

Baca juga:  Pasangan Mesum Yang ditangkap warga di Nagan Raya akhirnya dinikahkan

Lebih lanjut Ibrahim Latif mengatakan, karena rata-rata pelakunya masih di bawah umur, dan mereka mengatakan belum melakukan hubungan suami istri saat ditangkap itu, maka pihaknya memanggil keluarga masing-masing ke kantor WH.

“Untuk yang laki-laki, pihak keluarganya sudah datang dan menandatangani surat pernyataan di atas kertas bermaterai untuk tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.

Petugas menunggu pihak keluarga mereka sampai esok hari, dan jika tidak datang maka para pelaku akan diserahkan ke Panti Asuhan atau Dinas Sosial untuk dikembalikan ke asalnya.

 

Comments