Mercinews

Aceh

Festival Lomba Masak Sambal Sunti Pertama di Aceh, Berhadiah 15 Juta Rupiah

Blangpidie (Mercinew.com) – Bagi anda para cinta kuliner dan ahli memasak, jangan lewatkan kompetisi memasak festival Abdya Cinta Kuliner sambal sunti Aceh yang akan memperebutkan hadiah fantastis total Rp 15 juta yang pertama sekali di gelar di Aceh. Minggu (13/10)

Cinta Kuliner ini khusus untuk warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdy) maksimal umur  30 tahun.

Manariknya lagi, dengan bonus yang besar itu para peserta tidak dipunggut biaya pendaftaran. Kabarnya juga, setiap peserta di hari pelaksanaan mendapat makan siang gratis dari pihak penyelenggara.

Ketua panitia pelaksana, Muhammad Taufik kepada Mercinews.com membenarkan Abdya Cinta Kuliner akan mengelar festival sambal sunti Aceh dengan bonus sebesar Rp.15 juta.

Pihaknya mengatakan festival ini khusus untuk warga Abdya yang berumur maksimal 30 tahun, bisa kelompok dengan jumlah anggota tiga orang, bisa juga sendiri. Tidak hanya untuk perempuan, festival ini boleh diikuti oleh laki-laki.

“Khusus untuk warga Abdya yang berumur maksimal 30 tahun bisa kelompok dan sendiri. Laki-laki dan perempuan boleh ikut, biaya pendaftaran gratis,” ujar Taufik tegas.

Baca juga:  Aceh Barat Daya Kekurangan Guru SD

Dijelaskan, menu serba sunti yang diperlombakan, yakni anataralain sambal sunti lado kareng, sambal asam sunti kareng, sambal sunti udeung sabe, sambal sunti keumamah dan sambal sunti udang thoe. Sambal ini dibuat tanpa penyedap rasa, apapun jenisnya dan dipastikan tidak akan menang jika panitia mengetahui ada sambal peserta yang mengunakan penyedap rasa saat mencicipi ketika melakukan penilaian.

“Setiap peserta boleh memilih satu item atau lebih item sambal yang di perlombakan. Tidak boleh mengunakan penyedap rasa apapun jenisnya,” ujar Taufik.

Sementara itu syarat yang harus dipenuhi, selain umur, kata dia, setiap peserta membawa semua kebutuhan untuk memasak dan membawa sendiri bahan yang diperlukan sesuai dengan jenis sambal yang akan dimasak dalam lomba itu.

“Kita tidak menyediakan alat untuk memasak. Bahan masakan juga tidak kita sediakan, jadi kedua item ini dibawa sendiri oleh peserta,” ucap Taufik.

Dirincikannya, selain akan menerima tropi dan sertifikat, juara festival ini juga akan menerima uang tunai dengan besaran yang bervariasi yakni, Rp. 5 juta untuk juara I, juara II Rp. 3,5 juta, juara III Rp.2,5 juta, juara IV, 1,5 juta. Untuk juara harapan masing-masing menerima Rp. 500 ribu.

Baca juga:  Pemerkosa anak tiri di Abdya terancam dihukum 15 tahun penjara

“Itu rincian hadiah yang akan diterima pemenang. Kita juga memberikan makan siang gratis untuk semua peserta,” ujarnya.

Festival ini diselenggarakan pihaknya untuk mencari peracik sambal sunti yang memiliki rasa khas, enak dimulut dan baik untuk tubuh. Nantinya, hasil racikan pemenang akan dipatenkan sebagai kuliner khas Abdya yang akan di produksi sekala banyak dan menjadi salah satu masakan khas.

“Itu tujuan kita. Kita berharap peserta benar-benar serius mengikuti kegiatan ini dan dapat menghasilkan produk sambal memiliki rasa khas, enak, baik untuk tubuh  dan dapat di produksi,” ungkapnya

Lanjutnya, sekretariat panitia baru membuka formulir pendaftaran untuk festival ini pada hari, Senin 14 Oktober 2019 di kantor KNPI Abdya tepatnya di desa Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie atau di samping Telkom.
“Pendaftaran kita buka hari senin. Sekretariat di kantor KNPI Abdya,” tutupnya. []

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.