FTUSK Banda Aceh dan USM kerjasama summer school untuk pertambangan berkelanjutan

Jumat, 24 Mei 2024 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist

Foto: Ist

Banda Aceh, Mercinews.com – Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menjalin kerjasama program summer school dengan Department of Mineral Resources Engineering (DMRE) Universiti Sains Malaysia (USM) sebagai upaya mewujudkan praktik pertambangan berkelanjutan.

“Mewujudkan praktik pertambangan yang baik dan berkelanjutan, kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan sangat penting,” kata Wakil Dekan Fakultas Teknik USK Banda Aceh, Iskandar, di Banda Aceh, Jumat (24/5/2024).

Program summer school dengan tema “Acehnese Southwestern Coastal Harmony: Integrating Sustainability, Mining Innovation, Environmental Strategies, and Community Adventure” ini bertujuan mengintegrasikan aspek keberlanjutan, inovasi pertambangan, strategi lingkungan, dan pengembangan komunitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya menyampaikan, program yang diikuti 58 mahasiswa dari kedua kampus itu dimulai dengan perkuliahan daring untuk mempersiapkan pengetahuan mereka terkait hidrologi, hidrogeologi, kebijakan lingkungan, simulasi perencanaan pertambangan menggunakan net-hydro, rehabilitasi lokasi tambang dan lainnya.

Baca Juga:  5.850 Warga Aceh di Mekkah Terima Dana Wakaf Habib Bugak Asy

Kemudian, program itu juga diisi dengan kegiatan sosial berupa community engagement dengan masyarakat di sekitar lokasi tambang.

“Ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang hubungan antara industri tambang dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Iskandar menjelaskan, peserta summer school nantinya juga mengunjungi Universitas Teuku Umar di Meulaboh, dan melakukan site visit ke beberapa industri pertambangan di sana, yaitu PT Solusi Bangun Andalas, PT MIFA Bersaudara, dan PT Bara Energi Lestari.

“Kunjungan dimulai dengan mengunjungi viewpoint PT MIFA Bersaudara, area sump, water treatment (mega pond), dan area reklamasi,” katanya.

Baca Juga:  Sah! Arab Saudi Tetapkan Idul Adha pada 16 Juni 2024, Hilal Sudah Terlihat

Selain PT MIFA Bersaudara, peserta juga mengunjungi PT Solusi Bangun Andalas dan melihat gua mineral kuarsa (Karst) di wheung dalam, area pengolahan dan produksi semen, serta reklamasi.

“Kegiatan site visit dipandu oleh tim profesional dari setiap perusahaan untuk menjamin diskusi yang interaktif dan inspiratif antar peserta,” ujarnya.

Selain kegiatan yang berkaitan dengan dunia pertambangan, lanjut dia, kegiatan summer school juga mencakup cultural-tourism untuk mengenalkan kekayaan budaya Aceh.

“Terkhusus untuk mahasiswa dari USM, mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan menarik di Aceh seperti Masjid Raya Baiturrahman, Pasar Aceh, Pantai Lhoknga, dan Masjid Rahmatullah Lampuuk,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Iskandar juga menuturkan, program ini juga sebagai wujud peningkatan kualitas program studi teknik pertambangan USK Banda Aceh ke jenjang Internasional yang sejalan dengan visi USK menuju World Class University (WCU).

Baca Juga:  62 etnis Rohingya Yang Terdampar di Lampanah Aceh Besar dipindahkan

Dirinya berterima kasih karena pelaksanaan program summer school ini didanai dan didukung oleh hibah WCU USK, PT MIFA Bersaudara, PT Bara Energi Lestari, dan PT Solusi Bangun Andalas.

Sementara itu, Ketua Tim rombongan USM, Assoc Prof Syed Fuad Saiyid Hashim menyambut baik dan senang karena dapat membawa pelajar DMRE USM untuk melihat kondisi pertambangan di Aceh.

“Ini juga menjadi pembanding dengan proses pertambangan yang ada di Malaysia dan pembelajaran praktis di luar teori bagi mahasiswa DMRE USM,” demikian Prof Syed Fuad Saiyid.(*)

Penulis : Rahmat Fajri

Editor : Febrianto Budi Anggoro

Sumber Berita : ANTARA News Aceh

Berita Terkait

Pemkot Banda Aceh intervensi serentak pencegahan anak stunting
Cek Berita Kedatangan Transmigran pada 2021, Aceh Bukan Daerah Termiskin
Baitul Mal Aceh Sumbang Rp100 Juta, Untuk Korban Bencana Sumatra Barat
Dandim KBA, Tingkatkan Profesionalisme dan Kesiapan Hadapi Tantangan Tugas
Pemko Lhokseumawe Launching Program Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih
YARA dukung investasi Pabrik Semen di Aceh Selatan, minta Pemerintah Pusat tak Persulit
Dandim KBA ikut rakor penandatanganan nota kesepahaman, Mentan dan Mendagri
Kodim Kota Banda Aceh Terima Kedatangan Tim Pokja Sahli Kasad
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 12:10 WIB

Pemkot Banda Aceh intervensi serentak pencegahan anak stunting

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:16 WIB

Cek Berita Kedatangan Transmigran pada 2021, Aceh Bukan Daerah Termiskin

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:42 WIB

Baitul Mal Aceh Sumbang Rp100 Juta, Untuk Korban Bencana Sumatra Barat

Senin, 10 Juni 2024 - 18:36 WIB

Dandim KBA, Tingkatkan Profesionalisme dan Kesiapan Hadapi Tantangan Tugas

Senin, 10 Juni 2024 - 17:33 WIB

Pemko Lhokseumawe Launching Program Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

Sabtu, 8 Juni 2024 - 14:27 WIB

YARA dukung investasi Pabrik Semen di Aceh Selatan, minta Pemerintah Pusat tak Persulit

Jumat, 7 Juni 2024 - 17:01 WIB

Dandim KBA ikut rakor penandatanganan nota kesepahaman, Mentan dan Mendagri

Kamis, 6 Juni 2024 - 22:16 WIB

Kodim Kota Banda Aceh Terima Kedatangan Tim Pokja Sahli Kasad

Berita Terbaru