Gabungan Houthi dan Islam Irak Serang kapal Israel di pelabuhan Haifa

Kamis, 6 Juni 2024 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan militer Yahya Saria: Foto: Global Look Press/Wang Shang

Perwakilan militer Yahya Saria: Foto: Global Look Press/Wang Shang

Mercinews.com – Houthi Yaman dari gerakan Ansar Allah, bersama dengan Islam Irak, menyerang kapal-kapal di pelabuhan Haifa di Israel.

Hal ini diumumkan pada Kamis tanggal 6 Juni 2024 oleh perwakilan militer gerakan tersebut, Yahya Saria.

“Pernyataan Angkatan Bersenjata Yaman tentang pelaksanaan dua operasi militer gabungan dengan Perlawanan Islam Irak. Yang pertama ditujukan terhadap dua kapal yang mengangkut peralatan militer ke pelabuhan Haifa,” demikian pesan yang diposting di jejaring sosial X (sebelumnya Twitter).

Tercatat, serangan kedua dilakukan terhadap sebuah kapal yang melanggar “keputusan yang melarang masuk ke pelabuhan Haifa.”

Sebelumnya, pada 3 Juni, Houthi menyerang sasaran militer di Eilat Israel dengan rudal balistik baru Palestina.

Saria kemudian mengatakan bahwa rudal tersebut pertama kali digunakan dalam serangan dan operasinya berhasil.

Sebelumnya, pada tanggal 1 Juni, Kantor Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) di bawah Angkatan Laut negara tersebut melaporkan adanya ledakan di Laut Merah di lepas pantai Yaman.

Baca Juga:  Tentara Mesir tewas dalam baku tembak dengan tentara Israel di dekat Rafah

Menurut departemen, ledakan itu terekam oleh sebuah kapal yang letaknya sangat jauh dari lokasi kejadian.

Pada hari yang sama, Saria melaporkan serangan lain terhadap kapal induk Amerika Dwight D. Eisenhower di Laut Merah, serta lima serangan lainnya.

Kelompok Houthi mulai menyerang kapal-kapal di Laut Merah dan Teluk Aden sejak November tahun lalu untuk memprotes tindakan Israel di Jalur Gaza.

Pada malam tanggal 12 Januari, sebagai tanggapan atas tindakan mereka, Amerika Serikat dan Inggris melancarkan serangan terhadap sasaran Houthi di Yaman.

Baca Juga:  MER-C Apresiasi Langkah Spanyol, Irlandia dan Norwegia Akui Negara Palestina

Gedung Putih mengatakan serangan terhadap wilayah yang dikuasai pergerakan di negara itu bersifat defensif.

Pada saat itu juga diklaim bahwa serangan tersebut dilakukan untuk melindungi pengadilan internasional.

Rekaman Houthi meluncurkan rudal balistik buatan sendiri ke sasaran militer Israel di wilayah Umm al-Rash di Palestina selatan.

 

(m/c)

Berita Terkait

Ukraina dan Jepang menandatangani perjanjian jaminan keamanan bilateral
Pengadilan Kota Balashikha menerima kasus suap terbesar dalam sejarah Rusia
Erdogan: penolakan Israel untuk menyerukan gencatan senjata di Gaza “merusak”
Erdogan Sebut pengakuan Spanyol terhadap Palestina langkah penting menuju perdamaian
Seimas Lituania menyetujui wajib militer untuk dinas militer sepulang sekolah
Trump dapat membatalkan perjanjian keamanan yang akan ditandatangani Biden dan Zelensky
Kebakaran hebat terjadi di gudang kilang minyak di Erbil Irak
Thailand telah umumkan keinginannya untuk menjadi anggota BRICS
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 00:46 WIB

Ukraina dan Jepang menandatangani perjanjian jaminan keamanan bilateral

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:57 WIB

Pengadilan Kota Balashikha menerima kasus suap terbesar dalam sejarah Rusia

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:04 WIB

Erdogan: penolakan Israel untuk menyerukan gencatan senjata di Gaza “merusak”

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:56 WIB

Erdogan Sebut pengakuan Spanyol terhadap Palestina langkah penting menuju perdamaian

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:19 WIB

Trump dapat membatalkan perjanjian keamanan yang akan ditandatangani Biden dan Zelensky

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:49 WIB

Kebakaran hebat terjadi di gudang kilang minyak di Erbil Irak

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:33 WIB

Thailand telah umumkan keinginannya untuk menjadi anggota BRICS

Kamis, 13 Juni 2024 - 01:55 WIB

Militer Rusia Serang area parkir pesawat Angkatan Bersenjata Ukraina

Berita Terbaru