Mercinews

Umum

Haji Uma Tinjau Proyek Bermasalah di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang, Mercinews.com – Anggota DPD ‎RI Sudirman atau yang populer dikenal Haji Uma melakukan peninjauan proyek normalisasi bermasalah di Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Jumat (4/5).

Dari Amatan , selain Haji Uma, peninjauan tersebut juga dikuti Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, Kadis PUPR, Junaidi, Kepala DLHK, Syamsul Rizal dan Direktur LSM LembAHtari, Sayed Zainal.

Anggota DPD RI, Haji Uma yang dikonfirmasi ajnn disela-sela peninjauan tersebut mengatakan, tinjauan proyek bermasalah ‎tersebut dilakukan dirinya atas laporan masyarakat.

Berdasarkan laporan masyarakat, kata Haji Uma, akibat proyek normalisasi yang dibangun di sekitar lahan masyarat. Selama ini lahan warga digenang air ketika musim hujan.

Baca juga:  Ancam Wartawan, Seorang Tim Sukses Bupati Aceh Tamiang Dipolisikan

“Parahnya lagi, karena genangan air tersebut membuat hasil panen buah kelapa sawit warga yang sebelumnya mencapai 3 ton menjadi 200-300 kilo gram,” kata Haji Uma.

Mendengar keluhan tersebut, ia langsung ‎melakukan peninjauan ke lapangan untuk melihat letak masalahnya.

“Setelah saya lihat langsung proyek normalisasi tersebut, ternyata letak masalahnya terjadi karena proyek pengerukan saluran itu tidak tembus ke sungai‎ sehingga membuat air tergenang lalu mengalir kemana-mana,” kata Haji Uma.

Dan ‎setelah berkoordinasi dengan pihak DPRK dan Dinas terkait, tambah Haji Uma, anggaran untuk perbaikan sudah diajukan tahun 2018 ini, namun anggaran tersebut tidak turun sehingga tidak bisa dibenahi tahun ini.

Baca juga:  Haji Uma Bantu Pemulangan Pasien Kanker Hati dari Jakarta ke Aceh

Menanggapi keresahan masyarakat setelah melakukan peninjauan itu, Haji Uma berinisiatif membantu dengan dana pribadinya untuk biaya operasional normalisasi lanjutan proyek tersebut.

“Saya menanggung semua biaya normalisasi ‎yang terdiri dari satu ton minyak untuk alat berat beko dan biaya operator selama tiga hari kerja. Karena normalisasi ini ‎diperkirakan akan selesai dikerjakan selama tiga hari,” ungkap Haji Uma‎.

Usai melakukan peninjauan, Haji Uma menyerahkan uang untuk biaya operasional normalisasi ‎lanjutan kepada Kadis PUPR Aceh Tamiang dan disaksikan oleh Ketua DPRK setempat.[] ajnn.net

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.