Hamas Tangkap Sejumlah Tentara Israel yang Terpancing Masuk Terowongan

Minggu, 26 Mei 2024 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abu Ubaida: Mujahidin kami melakukan operasi kompleks pada Sabtu sore di Jalur Gaza utara, memikat pasukan Zionis ke dalam terowongan

Abu Ubaida: Mujahidin kami melakukan operasi kompleks pada Sabtu sore di Jalur Gaza utara, memikat pasukan Zionis ke dalam terowongan

Gaza, Mercinews.com – Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, mengeklaim telah menangkap sejumlah tentara Israel di Gaza.

Juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubaida, Minggu (26/5/2024), mengatakan sejumlah tentara Israel ditangkap dalam pertempuran di Jabalia pada Sabtu (25/5/2024).

Abu Ubaidah mengatakan para tentara Zionis itu ditangkap setelah disergap usai terpancing masuk ke terowongan.

Namun, ia tak mengungkapkan berapa banyak tentara Israel yang ditangkap, dan tak menunjukkan bukti atas klaim tersebut.

“Pejuang kami memancing pasukan Zionis masuk dalam penyergapan di dalam sebuah terowongan,” katanya dalam sebuah rekaman pesan yang disiarkan Al Jazeera, dikutip dari South China Morning Post.

“Para pejuang mundur setelah mereka meninggalkan pasukan itu tewas, terluka dan ditangkap,” sambung Abu Ubaida.

Lalu Militer Israel langsung membantah pernyataan Abu Ubaida itu.

Baca Juga:  Tentara Bayaran Rusia Sebut Kuasai 70% Wilayah kota Bakhmut Ukraina

“IDF (militer Israel) mengklarifikasi bahwa insiden penangkapan seorang tentara, tidak pernah ada,” bunyi pernyataan militer Israel.

Hamas telah merilis video yang memperlihatkan seorang yang berdarah diseret di lantai terowongan, dan foto-foto pakaian dan senapan militer. Namun, video tersebut tak bisa diverifikasi secara independen.

Komentar Abu Ubaida muncul beberapa jam setelah prospek berlanjutnya kembali perundingan gencatan senjata di Gaza, meningkat pada Sabtu.

Baca Juga:  Pemilihan Presiden Baru Iran Dijadwalkan Bulan Depan: Ini Sistem Politik Iran

Seorang pejabat yang mengetahui masalah ini mengatakan keputusan melanjutkan perundingan pada pekan depan, telah diambil.

Keputusan itu, kata pejabat tersebut, diambil setelah kepala badan intelijen Israel, Mossad, bertemu kepala badan intelijen Amerika Serikat, CIA, dan Perdana Menteri Qatar.”(*)

Berita Terkait

Ukraina dan Jepang menandatangani perjanjian jaminan keamanan bilateral
Pengadilan Kota Balashikha menerima kasus suap terbesar dalam sejarah Rusia
Erdogan: penolakan Israel untuk menyerukan gencatan senjata di Gaza “merusak”
Erdogan Sebut pengakuan Spanyol terhadap Palestina langkah penting menuju perdamaian
Seimas Lituania menyetujui wajib militer untuk dinas militer sepulang sekolah
Trump dapat membatalkan perjanjian keamanan yang akan ditandatangani Biden dan Zelensky
Kebakaran hebat terjadi di gudang kilang minyak di Erbil Irak
Thailand telah umumkan keinginannya untuk menjadi anggota BRICS
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 00:46 WIB

Ukraina dan Jepang menandatangani perjanjian jaminan keamanan bilateral

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:57 WIB

Pengadilan Kota Balashikha menerima kasus suap terbesar dalam sejarah Rusia

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:56 WIB

Erdogan Sebut pengakuan Spanyol terhadap Palestina langkah penting menuju perdamaian

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:41 WIB

Seimas Lituania menyetujui wajib militer untuk dinas militer sepulang sekolah

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:19 WIB

Trump dapat membatalkan perjanjian keamanan yang akan ditandatangani Biden dan Zelensky

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:49 WIB

Kebakaran hebat terjadi di gudang kilang minyak di Erbil Irak

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:33 WIB

Thailand telah umumkan keinginannya untuk menjadi anggota BRICS

Kamis, 13 Juni 2024 - 01:55 WIB

Militer Rusia Serang area parkir pesawat Angkatan Bersenjata Ukraina

Berita Terbaru