Mercinews

Nasional

HIMAS Jakarta: GAM Harus Dimusnahkan Dari Bumi Aceh

Ketua Himpunan Masyarakat Simeulue Aceh (HIMAS Jakarta), Ir Denfinal MM (Kanan)

Jakarta, Mercinews.com – Pasca keributan dan kerusuhan yang terjadi di Surabaya terkait mahasiswa Papua dan berlanjut hingga di tanah Papua membuat negara Indonesia terancam. Apalagi, belakangan muncul isu rasis yang membuat pemerintah, dalam hal ini pihak kepolisian harus bekerja keras menangkap aktor di balik itu semua.

Semua itu dilakukan supaya negara ini aman dari para pengacau yang ingin menghancurkan bangsa ini. Tak heran, jika saat ini pemerintah fokus mengamankan bumi Papua agar tetap bersama Indonesia dalam satu balutan NKRI.

Nah, beranjak dari itu salah satu Ketua Himpunan Masyarakat Simeulue Aceh (HIMAS Jakarta), Ir Denfinal MM mengaku khawatir apa yang dialami masyarakat Papua menular ke Aceh.

Baca juga:  Menjelang Lebaran, Harga Emas di Simeulue Tembus Rp 2 Juta Per Mayam

Oleh karenanya, ia meminta kepada pemerintah, khususnya pihak kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menindak tegas siapa saja yang berusaha merongrong kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia.

“Kami warga Simeulue sangat mencintai NKRI dan kami tidak suka Gerakan Aceh Merdeka (GAM), karena GAM yang memecah belah persatuan dan kesatuan,” kata Denfinal seperti keterangan diterima Harian Terbit, Kamis (29/8/2019).

Ketum Himpunan Masyarakat Simeulue Aceh (HIMAS Jakarta) Ir. Denfinal MM

Bukan itu saja, pria 52 tahun ini menjelaskah ketidaksukaannya terhadap prinsip yang dijalankan GAM. Lantaran, GAM dianggap mengadudomba dengan asas persatuan dan kesatuan.

“Terutama dengan saudara-saudara kami yang NKRI. Kami juga berharap pihak kepolisian dan TNI mengambil tindakan keras jika ada ulah dari pihak GAM. Bagi kami GAM harus dimusnahkan dari bumi Aceh, karena GAM yang menurunkan peradaban derajat Aceh sendiri,” tambahnya.

Baca juga:  Viral, Rambu Lalu Lintas di Simeulue Ditempel Kutang Bekas Berukuran 34 B

Denfinal juga mengajak masyarakat Aceh untuk mendukung Polri menciptakan suasana aman dan damai dan menjaga kamtibmas yang kondusif pasca rekonsiliasi antara Capres Joko Widodo (Jokowi) dengan Capres Prabowo Subianto.

“Mari Kita juga tangkal berita hoax, kita hindari saling memfitnah dan saling mencaci hanya karena berbeda pandangan politik. Kita jaga persatuan dan kesatuan NKRI bersama demi kedamaian kita bersama,” sebut dia lagi.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.