Mercinews

Internasional

Hizbullah Bantah Iran Akan Serang Israel dari wilayah Lebanon

Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah

Beirut, Mercinews.com – Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah, membantah laporan bahwa Iran akan menyerang Israel dari wilayah Lebanon. Sebaliknya, dia mengklaim Teheran bisa merespons sendiri serangan dari negara manapun.

Laporan itu pertama kali dilansir Mizan News yang mengklaim mengutip komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Mayor Jenderal Morteza Qorbani.

“Jika rezim Zionis membuat kesalahan terkecil terhadap Iran, kami akan mereduksi Tel Aviv menjadi abu dari Lebanon,” kata Qorbani, seperti dilansir Mizan News.

“Iran tidak berusaha mendapatkan senjata nuklir dan Israel terlalu kecil untuk melakukan kesalahan terhadap Iran. Jika Pemimpin Tertinggi (Ayatollah Ali Khamenei) memerintahkan serangan rudal terhadap Israel, semua Zionis akan mengangkat tangan dan menyerah,” ujarnya.

Baca juga:  Ajudan Khamenei: Suriah Akan Jadi Vietnam Kedua bagi AS

Namun, Nasrallah mengklaim komandan IRGC Iran itu sudah mengklarifikasi bahwa dirinya tidak membuat pernyataan semacam itu. “Kami menghubungi sekutu Lebanon kami dan mereka meyakinkan bahwa pernyataan tentang ‘membela Iran dari wilayah Lebanon’ dibuat dan tidak ada pejabat Iran mengatakan itu. Mereka bahkan mengeluarkan pernyataan yang mengklarifikasi itu,” kata Nasrallah, seperti dikutip dari Tehran Times, Sabtu (14/12/2019).

Pemimpin Hizbullah itu menyerukan kepada rakyat Lebanon untuk sadar dan tidak memiliki kepercayaan pada janji dan klaim Amerika Serikat (AS).

Baca juga:  AS tuduh Pesawat Ukraina Ditembak Rudal Tor Iran Buatan Rusia

“AS memeras rakyat Lebanon dengan menempatkan mereka di depan dua pilihan, baik menyerah pada tujuan atau keruntuhan finansial,” katanya.

Menurutnya, Israel tahu bahwa jika Hizbullah ingin mengambil peran pemerintah Lebanon maka Hizbullah akan mengambil tindakan terhadap pelanggarannya terhadap pembangunan tembok di perbatasan dan pelanggaran di laut.

“AS berusaha menunjukkan Hizbullah sebagai ancaman terhadap Lebanon,” katanya. “Washington membela kepentingannya sendiri dan kepentingan Israel bukan kepentingan rakyat Lebanon. [m/]

Comments