Aceh

Hoax Bayi Baru Lahir di Aceh Tenggara Bicara Telur Rebus Obat Covid-19

Kutacane, Mercinews.com – Sebuah pesan hoax beredar viral di media sosial, terutama Facebook, sejak kemarin, Kamis, 25 Maret 2020.

Isinya menyebutkan bahwa terdapat seorang bayi yang baru lahir di Kutacane, Aceh Tenggara, dan langsung bisa berbicara serta memberikan informasi tentang obat virus corona, Covid-19

Akun Facebook @SufRiyana Mysha Naira adalah salah satu yang memposting informasi tak berdasar itu.

“MasshaAllah percaya ga percaya yang penting ini adalah Fakta nya, ada anak bayi baru lahir berbicara DIA berkata rebus telur ayam satu untuk satu orang gak boleh lebih, dan merebus tanpa garam, agar tolak bala atau tolak Virus corona, ini gakta no opini, setelah anak itu berkata sedemikian dia meningga dunia, bayangkan baru lahir berbicara seakan dia lahir hanya untuk menyampaikan amanah ini, subbhannallah keajaibanmu y allah, ikhtiyar apa salahnya..,”tulis @SufRiyana Mysha Naira, Kamis malam, 25 Maret 2020 sekira pukul 22.42 WIB.

Belakangan, akun tersebut menghilang dari Facebook.

Satu akun Facobook lainnya @raypaen09 juga ikut memposting informasi hoax tersebut.

“SUBHANNALLAH ALLAHU AKBAR, Kejadian aneh dikuta cane aceh indonesia, Keajaiabn ank bayi yg bru Lahir berbicara, dan Menyutkan obat dri virus Corona yaitu (rebus tlur) Dgn hitung berapa kta1 sekeluarga Dan trus makan, Yg lbih mengejutkan lgi Stlah byi itu menyebutkan itu Bayi tersbut langsung Meninggal dunia, itu semua Kuasa allah, allah msih mlindungi kta smua, Semoga inpormasi ini bermanpaar bagi Klian semua Tlong truskan psan ini Agar kta bsa menolong Saudara kita yg terkena Virus corona ini yang Memakan ribuan jiwa,” tulisnya.

Baca juga:  Pasien PDP yang Meninggal Sebelumnya di RSUDZA Banda Aceh Positif Virus Corona

Postingan ini kemudian beredar viral di grup-grup Facebook dan mendapat kecaman dari banyak netizen.

Tak sedikit warganet yang meminta polisi menangkap pelaku penyebar hoax itu.

“Yang menyebar hoax masalah anak bayi ngomong untuk makan telur mohon ditangkap. Karena mengingat masyarakat kita masih banyak yang awam, jadi mohon ditangkap dan dipenjarakan agar menjadi pelajaran bagi warga yang lain. Untuk tidak mempermainkan masyarkat dan itu membuat masyarakat resah saat ini,” tulis @Ihsan Sawabi.

Viralnya informasi hoax tersebut juga memancing Direktur RSUD Sahudin Kutacane, Bukhari Pinim angkat bicara.

“Hari ini ada 6 kelahiran bayi di RSU, saya operasi ada tiga pasien, bayinya sehat.  Sedangkan dokter putra ada tiga pasien menanganani kelahiran bayi dengan normal dan bayinya sehat. Jadi keenam bayi yang sudah lahir itu hanya mampu menangis dan tidak mampu bicara sampai sekarang. Demikian klarifikasi dari ruang persalinan RSUD Sahudin Kutacane. Tks,” tulis Bukhari Pinim.

Baca juga:  Ini 6 Dokter Indonesia Jadi Korban Pandemi Virus Corona, Berikut Daftarnya

Terpisah Kepala Dinas Kominfo Aceh Tenggara  Zul Fahmi meminta masyarakat jangan mudah percaya dengan isu yang beredar di media sosial, apalagi isu yang belum pasti kebenaran dan keakuratannya sebab itu mengarah pada hoax.

Saat ini Indonesia, tak kecuali Aceh Tenggara, sedang dihadapkan pada persoalan pencegahan virus corona atau covid-19.

“Jangan sampai ikut menyebarluaskan isu hoax yang tak jelas,” katanya.

Dia mengingatkan bahwa postingan hoax bisa berkonsekuensi hukum di mana pelaku bisa dijerat Pasal 28 ayat 1 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kami minta masyarakat untuk bijak menggunakan medsos terutama Facebook dengan tidak menyebarkan isu hoax yang dapat menimbulkan keresahan dan kecemasan di tengah masyarakat. Apalagi masalah virus corona,” pinta Zul Fahmi.

Kapolres Aceh Tenggara dihubungi Beritakini.co, Kamis (26/3/2020) menyatakan, polisi sedang melakukan penyelidikan untuk mencari alat-alat bukti dari postingan yang ada di media sosial.

“Jika nanti cukup bukti, maka para pelaku yang menyebar isu hoax akan dikenakan UU ITE dan kita proses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku. Sebab isu hoax itu sudah viral dan membuat masyarakat resah,” katanya.

[m/news]

Sumber: Beritakini

Comments