Hotman Paris: 5 terpidana kasus Vina Cirebon nyatakan Pegi Setiawan bukan pelaku

Rabu, 29 Mei 2024 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengacara Hotman Paris

Pengacara Hotman Paris

Mercinews.com – Pengacara Hotman Paris menyebut lima dari enam terpidana kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya, Eky menyatakan Pegi Setiawan bukan bagian dari pelaku.

Hotman yang juga merupakan kuasa hukum keluarga Vina ini menyebut hal itu disampaikan para terpidana dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang dilakukan baru-baru ini.

“Karena ternyata sebelum Pegi ditetapkan sebagai pelaku DPO yang tertangkap sudah di-BAP enam terpidana dan lima menyatakan bukan Pegi pelakunya, hanya satu yang mengatakan Pegi pelaku,” kata Hotman kepada wartawan di Jakarta Utara, Rabu (29/5).

Hotman menyampaikan pihak keluarga Vina pun menyatakan seharusnya kepolisian melakukan penyidikan secara menyeluruh sebelum menetapkan Pegi sebagai tersangka.

“Dari keluarga korban mengatakan mohon agar benar-benar diteliti ulang sikap kepolisian yang menetapkan Pegi sebagai pelaku DPO yang tertangkap belum terpenuhi alat bukti yang lengkap,” tutur dia.

Baca Juga:  Sering Terjadi Kekerasan Berujung Maut oleh Senior di STIP Jakarta, Ini Deretan Kasusnya

Sebelumnya, Polda Jawa Barat menangkap Pegi Setiawan alias Perong alias Robi Irawan setelah buron delapan tahun dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky. Dia diyakini menjadi salah satu pelaku utama dalam kasus ini.

Kini, Pegi telah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman mati. Ia dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, dan Pasal 81 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Baca Juga:  Pegi jadi Tersangka Pembunuhan Vina-Rizky Saya Rela Mati, Tak Pernah Membunuh

Namun, Pegi membantah terlibat dalam pembunuhan Vina. Ia mengaku sama sekali tidak mengetahui peristiwa itu.

Ibu Pegi, Kartini juga yakin bahwa polisi salah tangkap. Menurut Kartini, Pegi berada di Bandung pada saat kejadian.(mc)

Berita Terkait

Kolaborasi Laboratorium Akustik ITB, Kairos Multi Jaya Gelar Workshop Integrasi Akustik Bangunan dan Profesional Audio
Pabrik Ekstasi di Medan Digerebek Polisi, 5 Orang Ditangkap
Pos Indonesia Bakal PHK Massal di 2024
Presiden Jokowi Minta Masyarakat Hindari Judi, Lebih Baik Ditabung Jadi Modal Usaha
Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Kasus Vina, Mahfud MD: Ini Kriminal Jahat
5 Siswa DKI yang bercanda soal Palestina sambil makan ayam yang viral, minta maaf
Pengadilan Memperberat Hukuman Eks Kepala Bea Cukai Makassar Jadi 12 Tahun Penjara
Edarkan Sabu di dalam lapas Meulaboh, dua narapidana tangkap Polisi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:29 WIB

Kolaborasi Laboratorium Akustik ITB, Kairos Multi Jaya Gelar Workshop Integrasi Akustik Bangunan dan Profesional Audio

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:54 WIB

Pabrik Ekstasi di Medan Digerebek Polisi, 5 Orang Ditangkap

Kamis, 13 Juni 2024 - 01:10 WIB

Pos Indonesia Bakal PHK Massal di 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:01 WIB

Presiden Jokowi Minta Masyarakat Hindari Judi, Lebih Baik Ditabung Jadi Modal Usaha

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:53 WIB

Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Kasus Vina, Mahfud MD: Ini Kriminal Jahat

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:23 WIB

5 Siswa DKI yang bercanda soal Palestina sambil makan ayam yang viral, minta maaf

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:06 WIB

Pengadilan Memperberat Hukuman Eks Kepala Bea Cukai Makassar Jadi 12 Tahun Penjara

Selasa, 11 Juni 2024 - 13:57 WIB

Edarkan Sabu di dalam lapas Meulaboh, dua narapidana tangkap Polisi

Berita Terbaru