Mercinews

Aceh

Ilham Habibie Komit Bantu KEK Syariah Surin Abdya

Ilham Habibie Komit Bantu KEK Syariah Surin Abdya

Blangpidie (Mercinews.com) – Ketua Umum Majelis Pimpinan Pusat (MPP) Ikatan Saudagar Muslem Indonesia (ISMI), Ilham Habibie berkomitmen membantu percepatan lahirnya kawasan ekonomi khusus (KEK) surin yang bersyariah di kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Sabtu (5/10)

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Surin Industrial Smart City (SISC) Abdya, Habiburrahman MSc seusai menggelar pertemuan terbatas Ilham Habibie turut dihadiri oleh pengurus ISMI pusat dan ISMI Aceh, Wakil Bupati Abdya Muslizar MT dan Tim task force SISC Abdya, Jumat malam di kediaman Pendopo Habibie-Ainun, Jakarta.

“Alhamdulillah, Pak Ilham Habibie saat pertemuan itu, secara tegas menyampaikan secara berkomitmen membantu percepatan lahirnya KEK surin yang bersyariah dan menjadi proyek keummatan pertama dalam sejarah pengembangan ekonomi di Indonesia,” ujar Jubir SISC Abdya, Habiburrahman MSc

Dalam pertemuan khusus terbatas yang saat bersamaan juga bertepatan dengan acara tahlilan 23 hari meninggalnya Presiden RI ke 3 alm Prof Dr Ing H Baharuddin Yusuf Habibie, Ilham tak hanya mempertanyakan kemajuan KEK Surin, pasca dirinya menunjuk Andy Yudi Hendriwan ketua Akselerasi KEK Surin dengan nomor 016/SKK-ISMI/IX/2019 dan juga kepada Ketua ISMI perwakilan Aceh Nurchalis selaku Pengarah Pusat.

Baca juga:  Jelang Piala Soeratin U-17, Persada Terus Matangkan persiapan

“Ia menyatakan SK yang dikeluarkan itu sebagai bagian dari keterlibatan ISMI dalam mempercepat proses terwujudnya kawasan ekonomi khusus sebagaimana target yang telah disepakati dalam MoU kerjasama antara Pemerintah Abdya dan ISMI,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, kata Habib, Ilham Habibie menyampaikan terima kasih banyak atas waktu dan kesediaanya untuk hadir dalam acara tahlilan untuk almarhum Bapak BJ Habibie.

Selain itu, kata Habib, Ilham berencana kawasan ekonomi surin berbeda dengan daerah lain, karena pihaknya akan melakukan pendekatan pada nilai khusus Aceh yaitu kawasan ekonomi syariah.

“Sehingga, ini akan menjadi contoh pertama di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, ketua team perumus Andi di depan Ilham Habibie, mengatakan bahwa progres KEK surin Abdya sudah mulai bekerja, dan sedang menyusun percepatan lahirnya seluruh kebutuhan yang dibutuhkan termasuk seluruh dokumen dan kebijakan relasi lainnya.

“Dalam rencananya KEK surin akan menjadi salah satu kawasan ekonomi yang berbasis, pada nilai syariah dan berhulu pada industri halal, dan pertumbuhan kawasan ekonomi dengan mengedepankan sisi keummatan dan kerjasama jangka panjang,” katanya.

Baca juga:  Satpol PP Abdya Tertibkan PKL Pasar Blangpidie

Dalam kesempatan yang sama, ketua tim task force SISC, Miswar Fuady menyambut baik rencana kerja yang sedang digagas oleh ISMI pusat.

“Ini merupakan tindak lanjut kerja sama, yang sangat baik bagi pengembangan kawasan ekonomi khusus surin,”katanya.

Ia berharap kerjasama itu, semakin mempercepat dan penetapan kawasan KEK segera di tetapkan oleh Gubernur Aceh, dan memilih kawasan surin sebagai sebuah kawasan KEK untuk Barsela dengan skema usulan Konsorsium.

Ia menyebutkan, team Perumus Akselerasi (TPA) bentukan MPP ISMI akan melakukan kolaborasi dengan SISC bentukan Bupati Abdya, dalam rangka percepatan cikal bakal usulan KEK Syariah Surin dengan melakukan kegiatan bersama baik di tingkat Pusat, Provinsi Aceh dan Kabupaten.

“Alhamdulillah sekarang kantor sekretariat bersama SISCA, sudah diresmikan oleh Bupati Abdya Akmal Ibrahim, yang berlokasi di Menara Sentrajaya, Jakarta beberapa waktu lalu, dan ini bentuk keseriusan tim,” sebutnya.

Ia menyebutkan, dalam waktu dekat juga akan diresmikan Kantor Sekretariat bersama SISCA di Surin, Abdya yang direncanakan akan di launching oleh Sekjen MPP ISMI, Ibu Juliana Wahid. [m/]

Comments
To Top