Internasional

Indonesia Tegaskan Dukungan bagi Penyelesaian Konflik di Suriah

Damaskus, Mercinews.com – Indonesia kembali menegaskan dukungan terhadap penyelesaian konflik di Suriah melalui jalur diplomasi. Penegasan itu disampaikan saat Duta Besar Indonesia untuk Suriah, Djoko Harjanto melakukan pertemuan dengan sejumlah Menteri Suriah.

Ketika bertemu dengan Menteri Ekonomi dan Perdagangan Luar Negeri Suriah, Mohammad Samer al-Khalil, Djoko menegaskan sikap dan dukungan politik Indonesia kepada Suriah. Ia mengatakan bahwa Indonesia selalu mendukung upaya penyelesaian konflik di Suriah secara politis dan damai.

Mengutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri pada Rabu (2/5), Khalil mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia atas sikap dan dukungannya selama ini kepada Suriah.

Baca juga:  Indonesia Minta China Selidiki Kabar Perbudakan di Kapal Ikan berbendera China

Dalam pertemuan itu turut dibahas berbagai peluang kerja sama ekonomi dapat dikembangkan antara kedua negara. Suriah berharap adanya penurunan tarif untuk beberapa produk Suriah yang dapat masuk ke Indonesia.

Kementerian Ekonomi dan Perdagangan Luar Negeri Suriah memiliki rencana untuk bekerjsama dengan pemerintah Indonesia dalam hal pengelolaan koperasi, usaha kecil dan menengah melalui pelatihan kader-kader Suriah di Indonesia.

Djoko menyatakan menyambut baik dan mendukung upaya pemerintah Suriah yang ingin membentuk kembali beberapa dewan bisnis termasuk Syrian-Indonesia Businessman Council (SIBC), guna meningkatkan volume perdagangan bilateral.

Selain bertemu Mohammad Samer al-Khalil, Djoko juga diketahui melakukan pertemuan dengan Menteri Pariwisata dan Menteri Transportasi Suriah. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai peluang kerja sama pariwisata dan transpotasi antara kedua negara.

Baca juga:  Ancaman Sanksi AS Bayangi Pembelian Su-35 oleh Indonesia, Ini Kata Rusia

Dalam hal ini Djoko mengutarakan bahwa terdapat beberapa operator travel haji dan umroh di Indonesia yang ingin membuka jalur Umroh Plus ke Suriah, mengingat banyaknya situs-situs sejarah dan religi di Suriah.

Kementerian Pariwisata menawarkan 10 beasiswa bagi pelajar Indonesia di Akademi Pariwisata Suriah untuk belajar tentang kuliner Suriah. Sementara itu, Kementerian Transportasi Suriah menyatakan keinginan untuk membeli pesawat sipil bekas dari Indonesia untuk digunakan sebagai alat transportasi di Suriah.[] Sindonews.com

Comments