Mercinews

Politik

Irwandi Yusuf, Hasil Kongres Luar Biasa di Bireuen Tidak Sah

Irwandi Yusuf sendiri adalah Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA) hasil mubes 2017

Banda Aceh, Mercinews.com – Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Nanggroe Aceh (PNA) yang berlangsung di Bireuen, Sabtu (14/9/2019) mengukuhkan Samsul Bahri alias Tiyong sebagai Ketua Umum (Ketum) DPP PNA.

Irwandi Yusuf dilengserkan Pada KLB tersebut yang didukung 20 DPW (kabupaten/kota)

Sedangkan tiga kabupaten lainnya tidak datang dan memberi dukungan yaitu, Kota Banda, Aceh Tamaing dan Aceh Timur.

Namun, DPK-nya hadir serta memberikan dukungan kepada Tiyong terpilih secara aklamasi hanya muncul satu calon tunggal.

Pada hari ini Sabtu tanggal 14/9/2019 pukul 17.39  Kemaren bertempat di AAC Ampon Syik Peusangan, Kampus Al Muslim, Bireuen, telah dilaksanakan sidang pleno ke-7 PNA yang membahas pemilihan ketua umum PNA, maka dengan ini ditetapkan Bapak Samsul Bahri bin Amiren menjadi ketua umum periode 2019-2024,” ujar Suhaimi dalam keputusan tertulis yang dibacanya di depan forum.

Baca juga:  Irwandi Tuding Praperadilan yang Diajukan YARA Memberatkan Dirinya

Sebelum membacakan berita acara persidangan tersebut, pimpinan sidang mendengar terlebih dahulu usulan calon ketua umum yang disampaikan para ketua dan perwakilan DPW se-Aceh.

Dari 23 DPW, sebanyak 20 DPW menyampaikan usulan Samsul Bahri alias Tiyong sebagai ketua umum PNA periode 2019-2024.

Ketua Umum Partai Nasional Aceh (PNA) terpilih, Irwandi Yusuf foto bersama para kader dan pengurus usai Kongres I PNA di Amel Convention Hall, Banda Aceh, Selasa (2/5/2017). Irwandi Yusuf terpilih sebagai Ketua Umum DPP PNA secara aklamasi setelah diusulkan oleh 22 kabupaten/kota.

Irwandi Yusuf sendiri adalah Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA) hasil mubes 2017, Lantas bagaimana langkah Irwandi selanjutnya?

Baca juga:  Abu Tumin Peusijuek Bacaleg PNA Bireuen, Tusop Beri Tausiah

Sayuti Abubakar, Sekretaris Majelis Tinggi Partai (MTP) PNA Saat dikonfirmasi menyatakan bahwa Irwandi akan mengajukan gugatan ke pengadilan untuk membatalkan hasil KLB dan menyatakan KLB tidak sah.

Artinya, Irwandi Yusuf, akan menggugat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PNA Bireuen.

Irwandi Yusuf secara khusus juga mengatakan, penyelenggaraan KLB PNA adalah sesuatu yang salah.

“Pemecatan saya (Ketum) oleh Majelis Tinggi Partai tidak sah. Jadi posisi Ketum PNA yang asli belum tergantikan,” tukas Irwandi Yusuf. [m/]

Comments