Israel Serang Lebanon dan Hizbullah

Jumat, 31 Mei 2024 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi Foto

ilustrasi Foto

Mercinews.com – Setelah berhasil memasuki Rafah, Israel mengatakan jika mereka mulai menyerang Lebanon.

Diketahui bahwa Lebanon melalui Hizbullah merupakan salah satu negara yang memberikan dukungan penuh pada Palestina.

Bahkan Hizbullah sendiri juga hingga saat ini terus melakukan penyerangan ke wilayah Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam membalas serangan tersebut, Israel mengeluarkan perintah pada militernya untuk memperluas operasi melawan Hizbullah di Lebanon selatan.

Hizbullah juga tidak tinggal diam atas serangan Israel tersebut, kelompok bersenjata Lebanon tersebut juga melakukan serangan pembalasan dengan melepaskan serangan ke Kiryat Shmona.

Baca Juga:  Putin ucapkan selamat kepada Erdogan atas terpilihnya kembali sebagai presiden

Serangan itu dikatakan sebagai pembalasan atas serangan udara Israel di sebuah rumah sakit di Lebanon selatan.

Sedangkan pihak Israel mengatakan jika serangan yang mereka lakukan dengan pesawat tempur menyasar dua bangunan militer yang digunakan oleh Hizbullah

Dalam serangan pada Kamis malam itu disebutkan menewaskan 2 anggota Hizbullah yaitu Hussein Atawi dan Samer Yasin.

Penyerangan Lebanon ini diungkapkan oleh Yoav Gallant yang merupakan Menteri Pertahanan Israel.

Baca Juga:  Israel melancarkan operasi di Al-Bureij dan Deir al-Balah di Jalur Gaza

Gallant mengatakan jika pihaknya akan terus menargetkan Hizbullah di perbatasan hingga ke wilayah Lebanon.

IDF mengungkapkan bahwa apihaknya telah menghancurkan terowongan yang Hamas di wilayah Jabalya.

Terowongan ini merupakan lokasi penyanderaan sandera yang diterjadi setelah penyerangan 7 Oktober 2023 lalu.

Selain menghancurkan terowongan di Jabalya, IDF juga menyampikan jika pihaknya melalui Tim Tempur Brigade 401, bekerja sama dengan Unit Yahalom dan Unit 504 juga telah menemukan infrastruktur dan rute terowongan Hamas.

Berdasarkan data intelijen mereka, terowongan yang terletak 100 meter dari Rafah Crossing dan mengarah ke jalur terowongan bawah tanah yang digunakan oleh Hamas untuk melakukan penyerangan.

Baca Juga:  Israel Tegur Spanyol-Norwegia dan Irlandia yang Akan Akui Negara Palestina pada 28 Mei 2024

kedalaman berbeda dengan panjang yang mencapai 1.5 kilometer dan memiliki beberapa pintu yang dilengkapi dengan bahan peledak.

Trowongan ini Bercabang menjadi beberapa rute berbeda pada Pedalaman
Selama operasi tersebut, sejumlah besar senjata, termasuk rudal anti-tank jarak pendek, AK-47, bahan peledak dan granat ditemukan di dalamnya

Berita Terkait

Ukraina dan Jepang menandatangani perjanjian jaminan keamanan bilateral
Pengadilan Kota Balashikha menerima kasus suap terbesar dalam sejarah Rusia
Erdogan: penolakan Israel untuk menyerukan gencatan senjata di Gaza “merusak”
Erdogan Sebut pengakuan Spanyol terhadap Palestina langkah penting menuju perdamaian
Seimas Lituania menyetujui wajib militer untuk dinas militer sepulang sekolah
Trump dapat membatalkan perjanjian keamanan yang akan ditandatangani Biden dan Zelensky
Kebakaran hebat terjadi di gudang kilang minyak di Erbil Irak
Thailand telah umumkan keinginannya untuk menjadi anggota BRICS
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 00:46 WIB

Ukraina dan Jepang menandatangani perjanjian jaminan keamanan bilateral

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:57 WIB

Pengadilan Kota Balashikha menerima kasus suap terbesar dalam sejarah Rusia

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:56 WIB

Erdogan Sebut pengakuan Spanyol terhadap Palestina langkah penting menuju perdamaian

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:41 WIB

Seimas Lituania menyetujui wajib militer untuk dinas militer sepulang sekolah

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:19 WIB

Trump dapat membatalkan perjanjian keamanan yang akan ditandatangani Biden dan Zelensky

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:49 WIB

Kebakaran hebat terjadi di gudang kilang minyak di Erbil Irak

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:33 WIB

Thailand telah umumkan keinginannya untuk menjadi anggota BRICS

Kamis, 13 Juni 2024 - 01:55 WIB

Militer Rusia Serang area parkir pesawat Angkatan Bersenjata Ukraina

Berita Terbaru