Mercinews

Internasional

Istri Najib Razak Rosmah Mansor Ditangkap KPK Malaysia

Istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Rosmah Mansor (berkerudung oranye), tiba di gedung pengadilan Kuala Lumpur Kamis (4/10/2018).(AFP/MANAN VATSYAYANA)

Putrajaya, Mercinews.com – Istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Rosmah Mansor, ditangkap oleh Komisi Anti- korupsi Malaysia (MACC) pada Selasa (9/4/2019) pukul 13.45 waktu setempat.

Mengutip laporan New Straits Times, dia sebelumnya dipanggil ke markas besar MACC untuk menyelesaikan proses penyelidikan akhir atas kasus proyek pemasangan panel surya pada sekolah-sekolah di Sarawak. Setelah ditangkap sebentar, Rosmah dibebaskan dengan jaminan.

Dia terlihat meninggalkan markas MACC pada pukul 15.15 waktu setempat. Meski demikian, dia diperkirakan akan menerima dakwaan di Pengadilan Kuala Lumpur pada Rabu (10/4/2019) terkait tudingan penyelewengan proyek panel surya.

Baca juga:  Klaim Menang Pemilu, Pendukung Mahathir Mohamad Teriak 'Bebas Anwar!'

Laporan Straits Times menyebutkan, perempuan berusia 67 tahun itu diduga meminta dan menerima uang suap senilai 5 juga ringgit sehubungan dengan proyek tersebut.

Pada November 2018, Rosmah telah didakwa dua tuduhan meminta dan menerima suap dengan total 189 juta ringgit untuk membantu Jepak Holdings memenangkan proyek tenaga surya senilai 1,25 miliar ringgit.

Malay Mail mencatatkan, proyek tersebut merupakan pengadaan sistem tenaga hibrida panel surya dan pemeliharaan serta pengoperasian generator listrik untuk 369 sekolah pedesaan di Sarawak Rosmah disebut meminta Direktur Pelaksana Jepak Holdings Saldi Abang Samsudin untuk memberinya 15 persen dari nilai kontrak.

Baca juga:  Malaysia Sita 1,2 Ton Sabu dari Myanmar, senilai 71 juta ringgit Terbesar dalam Sejarah

Sementara itu, Najib Razak terus menghadapi persidangan terkait skandal korupsi perusahaan 1MDB.

Najib dijerat dengan dakwaan mulai dari korupsi, pencucian uang, hingga penyalahgunaan jabatan. Total, mantan PM berusia 65 tahun itu mendapat 42 dakwaan. Jika terbukti bersalah, dia bisa mendekam dalam penjara lebih dari 100 tahun.

Sumber :KOMPAS

Comments