Mercinews

Aceh

Janda Gubuk Reyot di Nagan Raya Dievakuasi ke Rumah Layak Huni

Meulaboh, Mercinews.com – Pemerintah Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, mengevakuasi seorang janda lansia Putehdi (62) asal Desa Kuta Tring daerah setempat, yang tinggal digubuk reyot ke rumah layak huni.

Sebelumnya, keberadaan Putehdi yang tinggal digubuk kecil kayu 2 kali 3 meter jauh dari kata layak itu viral karena kondisinya yang begitu miris dan tidak mendapat perhatian, bahkan saat hujan turun rumah yang ditempati janda itu kerap tiris. Mirisnya lagi, ia yang hidup sebatang kara hanya makan dari dedaunan yang dipungut di sekitar gubuknya, seperti daun singkong.

Sekejap saja, keberadaan janda tua itu menarik perhatian publik dan donasi pun mulai dikumpulkan untuk membantunya. Bahkan pihak pemerintah juga mulai tergerak untuk memberikan bantuan kepada Putehdi agar tidak lagi hidup dalam kondisi tersebut. Pihak kecamatan menyediakan rumah layak huni untuk dirinya agar mendapat kehidupan yang lebih layak.

Baca juga:  Nagan Raya resmi gunakan Batu Giok untuk Masjid Agung Baitul 'Ala

Bukan hanya itu, perabotan rumah tangga juga diberikan oleh pihak kecamatan, proses evakuasi janda sebatang kara itu dibantu oleh prajurit TNI 0116/Kodim Nagan raya dan masyarakat setempat. Kini Putehdi tak harus lagi melawan dinginnya malam dan atap tiris sebagai tempat berteduh.

Camat Darul Makmur, Rahmatullah mengatakan. Perhatian mereka kepada Janda tua Putehdi bukanlah disebabkan oleh viral. Namun, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memperhatikan masyarakat yang kurang mampu apalgi tinggal digubuk tak layak huni.

“Ini bukan karena viral, tapi memang bentuk kepedulian pemerintah, sebab selama ini terkendala oleh adinistrasi penduduk, beliau (Putehdi) sering hidup berpindah-pindah, hingga berakhir di desa Kuta Trieng,” katanya, Rabu (14/8/2019).

Baca juga:  Bocah Gizi Buruk Akut di Aceh Utara Dibawa ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia

Ia mengatakan, kendala yang dialami Putehdi selama ini tentang administrasi kependudukan yang tidak ada. Pihak pemerintah mengambil alih untuk kepengurusan itu dan memasukkan dirinya sebagai penduduk Desa Kuta Tring, Kecamatan Darul Makmur, untuk lebih mudah mengurus apabila nantinya ada bantuan dari pemerintah.

“Beliau sekarang tercatat sebagai warga Desa Kuta Trieng, rumah yang diberikan ini merupakan rumah sewa sebagai rumah singgah sementara yang biayanya ditanggung oleh pemerintah, selama menunggu rumah bantuan yang akan diterimanya, kita upayakan dalam tahun ini rumah tersebut sudah terealisasi,” ujar Ramhatullah.

 

Penulis Aidil Firmansyah (Meulaboh)
Sumber: Modus Aceh

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.