Hukum

Karena Sakit hati, suami bakar mobil milik istri di Banda Aceh

Personel Polsek Kutaraja bersama tersangka pembakaran mobil istri di Banda Aceh, Kamis (13/2/2020). Antara Aceh/HO/Humas Polresta Banda Aceh

Banda Aceh Mercinews.com – Personel Kepolisian Sektor Kutaraja, Polresta Banda Aceh menangkap IBR (60) warga Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, diduga membakar mobil istrinya karena sakit hati.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Kutaraja Iptu Firmansyah mengatakan tersangka IBR ditangkap di Gampong Asoe Nanggroe, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Rabu (12/2) malam.

“IBR ditangkap karena diduga membakar sedan Toyota Agya putih dengan nomor polisi BK 1417 RM milik Dewi Irayati. Tersangka merupakan suami pemilik mobil,” kata Iptu Firmansyah.

Sebelumnya, mobil Toyota Agya yang terparkir di Jalan Panglateh Nomor 42 Dusun Sedap Malam, Gampong Merduati, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh dibakar orang tidak dikenal pada Rabu (12/2) sekira 04.00 WIB.

Baca juga:  Dinsos Aceh Salurkan 19 Becak Serbaguna untuk Gampong dan Orsos di Banda Aceh

Pada saat itu, korban Dewi Irayati sedang istirahat di kamar. Kemudian korban dan saksi mencium bau minyak bensin di luar Toko Beujroh Laundry yang ditempati oleh korban.

Saat korban dan saksi mau mengecek bau bensin, langsung melihat api sudah membakar di mobil. Korban berteriak meminta bantuan kepada warga. Korban tidak bisa keluar karena pintu rumah diikat menggunakan kawat oleh pelaku.

Baca juga:  Satu Lagi PDP Covid-19 Meninggal di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh

“Setelah ikatan pintu dibuka dari luar, korban dan warga langsung memadamkan api yang membakar bagian depan mobil tersebut,” kata Iptu Firmansyah.

Menurut Iptu Firmansyah, saat itu pelaku pembakaran belum diketahui identitasnya. Namun, setelah kepolisian menyelidikinya dengan memeriksa korban dan saksi-saksi, akhirnya terkuak siapa pelakunya.

“Tersangka diringkus di sebuah rumah di kawasan Gampong Asoe Nanggroe. Tersangka yang masih berstatus suami korban dibawa ke Polsek Kutaraja untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Iptu Firmansyah.

 

[m/]

Editor : Heru Dwi Suryatmojo

Comments