Mercinews

Hiburan

Kasus Pembubaran Konser Base Jam di Aceh Berakhir Damai

saat pembubaran konser Base Jam di penutupan Aceh Culinary Festival (ACF) 2019

Banda Aceh, Mercinews.com – Kasus pemukulan anggota polisi oleh tersangka MZ (30) saat pembubaran konser Base Jam di penutupan Aceh Culinary Festival (ACF) 2019 berakhir damai. Polisi sudah menangguhkan penahanan tersangka dari kelompok masyarakat tersebut.

“Pelaku sama korban sudah ada kesepakatan damai. Mereka sudah bertemu di Polsek,” kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (23/8/2019).

Setelah adanya proses damai, polisi masih menunggu apakah korban mencabut laporannya atau tidak. Jika sudah dicabut laporan, kasus tersebut tidak dilanjutkan lagi,

“Nanti kita lihat kalau dicabut ya kita, kan memang itu delik aduan ya. Kalau dia (korban) merasa tidak keberatan dan sudah dicabut (laporan) untuk apa lagi ditindaklanjuti,” jelas Trisno.

Baca juga:  Aceh Rebut Enam Juara GTK PAUD tingkat Nasional

Menurut Trisno, permonohan penangguhan tersangka MZ juga sudah dikabulkan pihaknya. MZ kini sudah dibebaskan.

“Penahanan tersangka sudah kita tangguhkan dan mereka sudah berdamai,” jelasnya.

Seperti diketahui, Konser Base Jam pada malam penutupan Aceh Culinary Festival (ACF) 2019 di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh dibubarkan sekelompok massa, Minggu (7/7) malam. Base Jam menghentikan penampilannya pada lagu ketiga.

Salah satu pemicu protes berawal dari desain poster konser yaitu foto Masjid Raya Baiturrahman berada di bawah personel grup band. Dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, tim Aswaja dalam pertemuan itu meminta Base Jam tidak tampil dengan iringan musik pada malam penutupan ACF.

Baca juga:  Pasangan Nonmuhrim dihukum cambuk di Taman Sari Banda Aceh

 

Namun hanya meng-endorse dan mempromosikan kuliner Aceh di tingkat nasional dan mancanegera. Usai kejadian, polisi menangkap MZ.

“Tersangka berinisial MZ (30) anggota dari kelompok masyarakat tersebut. Dia diduga melakukan penganiayaan yaitu melakukan pemukulan anggota yang melaksanakan pengamanan,” kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (9/7).

Sumber: detikcom

 

Comments