Mercinews

Asia Pasifik

Kedapatan Membawa Uang Palsu Rp 35 M, Pria WNI Ditangkap di Malaysia

Kedapatan Membawa Uang Palsu Rp 35 M, Pria WNI Ditangkap di Malaysia
(Kiri kedua) Datuk Zaini Jass dengan pejabat senior dan mata uang palsu yang disita./foto/ The Star

Kuala Lumpur, Mercinews.com – Kepolisian Tawau di Sabah, Malaysia, menangkap seorang pria asal Indonesia (WNI) yang kedapatan membawa sejumlah besar uang palsu. Uang palsu dalam bentuk mata uang Brasil, Real, itu ditaksir bernilai 10,5 juta Ringgit atau setara Rp 35,5 miliar.

Seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star, Kamis (8/8/2019), Deputi Komisioner Kepolisian Sabah, Zaini Jass, menyebut satu WNI ditangkap dalam penggerebekan pada Senin (5/8) waktu setempat. Penangkapan ini baru diumumkan dalam konferensi pers pada Kamis (8/8) waktu setempat.

Disebutkan Zaini bahwa tim Kepolisian Tawau naik ke atas kapal feri Malindo Express, yang dijadwalkan berlayar dari Tawau menuju Nunukan, Indonesia, untuk memeriksa tersangka.

Baca juga:  Penemu Surat Suara Tercoblos di Malaysia: Kami Ingin Prabowo Pimpin RI!

“Setelah melakukan pemeriksaan, polisi mendapati bahwa pria itu memiliki uang palsu,” ujar Zaini dalam konferensi pers di Tawau.

Zaini menyebut WNI itu kedapatan membawa total 1.000 lembar mata uang Real Brasil pecahan 10.000 yang semuanya dicetak dengan kertas berkualitas tinggi.

WNI yang ditangkap itu, kata Zaini, diidentifikasi bernama Muhammad Imran (27). Polisi Malaysia meyakini WNI itu mendapatkan uang palsu tersebut dari seorang tersangka di Surabaya, Indonesia.

“Tersangka ditahan hingga 9 Agustus dan tengah diselidiki atas kepemilikan uang palsu,” ujar Zaini dalam keterangannya.

Baca juga:  Mahathir Mohamad Terpilih Jadi Perdana Menteri Malaysia

Jika dinyatakan bersalah atas dakwaan kepemilikan uang palsu, pria WNI ini terancam hukuman maksimum 10 tahun penjara sesuai undang-undang yang berlaku di Malaysia.

“Kami juga sedang menyelidiki untuk apa uang itu dan apakah tersangka memiliki kaki tangan di sini,” ucap Zaini.

Lebih lanjut, Zaini menyatakan Kepolisian Malaysia akan bekerja sama secara erat dengan Kedutaan Besar Brasil di Kuala Lumpur untuk memeriksa keaslian uang itu.

Comments