Kemenperin Tegaskan Pembangunan Pabrik Semen di Aceh oleh China Tak Dapat Izin

Rabu, 5 Juni 2024 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi produksi semen. Foto Antara.

Ilustrasi produksi semen. Foto Antara.

Jakarta, Mercinews.com –  Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan bahwa pembangunan pabrik semen di Aceh Selatan oleh perusahaan China, Kobexindo Cement, konsorsium Hongshi Holding Group dipastikan tidak dapat dilanjutkan karena tidak mendapatkan izin usaha.

Sebagai informasi, baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan telah melakukan penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kobexindo Cement, untuk pembangunan pabrik.

Walaupun bersifat MOU, Kobexindo Cement tidak dapat memproses perizinan berusaha lebih lanjut (termasuk Izin lingkungan) karena sistem Online Single Submission (OSS) terkunci, dikarenakan kebijakan moratorium investasi industri semen.

“Pembangunan industri semen di Aceh bertentangan dengan kebijakan moratorium investasi industri semen, kecuali provinsi Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara,” ungkap Direktur Industri Semen, Keramik dan Pengolahan Bahan Galian Non-Logam Kemenperin Putu Nadi Astuti, dalam acara Press Briefing, Selasa (04/06).

Ia menambahkan, penandatanganan MOU ini juga belum diketahui oleh Pemerintah Daerah (Pemda) serta Kementerian/Lembaga terkait.

“Karena kami sebenarnya sudah koordinasi dengan Kementerian Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), jadi terkait dengan perizinan berusaha sektor industri semen ini dan lainnya, itu kan agar bisa berlaku efektif izin usahanya, itu harus penuhi beberapa komitmen yang diatur oleh Kementerian/Lembaga lain,” tambah Putu.

Baca Juga:  Menhan AS Tiba-Tiba Telepon Prabowo, Ada Apa?

Ia juga menjelaskan bahwa ada kemungkinan pihak Kobexindo Cement melakukan izin lingkungan terlebih dahulu sebelum mengajukan izin usaha melalui OSS.
“Ada kemungkinan mereka proses izin lingkungan dulu tapi belum ajukan OSS,” katanya.

Pernyataannya ini pun didukung oleh jawaban Menteri Investasi/BKPM, Bahlil Lahadalia yang memastikan tidak ada pemberian izin ke investor China untuk membangun pabrik semen di Aceh.

“Kemarin dari BKPM sudah sampaikan Pak Bahlil, berikan konfirmasi bahwa tidak ada pembangunan pabrik semen baru karna sudah overkapasitas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Biden Desak Qatar Bujuk Hamas Setujui Proposal Gencatan Senjata di Gaza

Sedangkan mengenai langkah konkret dari Kemenperin, Putu mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, namun secara non-formal.

“Kami sudah koordinasi dengan dinas Disperindag Aceh mengenai hal tersebut tapi memang ketentuan penguncian itu belum tersosialisasikan ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) ke seluruh wilayah Indonesia,” tutupnya.

(m/c)

Sumber Berita : detikcom

Berita Terkait

Kolaborasi Laboratorium Akustik ITB, Kairos Multi Jaya Gelar Workshop Integrasi Akustik Bangunan dan Profesional Audio
Pos Indonesia Bakal PHK Massal di 2024
Presiden Jokowi Minta Masyarakat Hindari Judi, Lebih Baik Ditabung Jadi Modal Usaha
5 Siswa DKI yang bercanda soal Palestina sambil makan ayam yang viral, minta maaf
Ketua Presidium MER-C Bertemu Menkopolhukam Bahas Situasi Jalur Gaza
Terkait Buronan Harun Masiku, Penyidik KPK Sita Handphone dan Tas Hasto Kristiyanto
Habib Rizieq Shihab Bebas Murni Hari Ini 10 Juni 2024
Wakili Jokowi, Prabowo Berangkat ke Yordania Hadiri Konferensi Tanggap Darurat Gaza
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:29 WIB

Kolaborasi Laboratorium Akustik ITB, Kairos Multi Jaya Gelar Workshop Integrasi Akustik Bangunan dan Profesional Audio

Kamis, 13 Juni 2024 - 01:10 WIB

Pos Indonesia Bakal PHK Massal di 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:01 WIB

Presiden Jokowi Minta Masyarakat Hindari Judi, Lebih Baik Ditabung Jadi Modal Usaha

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:23 WIB

5 Siswa DKI yang bercanda soal Palestina sambil makan ayam yang viral, minta maaf

Senin, 10 Juni 2024 - 20:30 WIB

Ketua Presidium MER-C Bertemu Menkopolhukam Bahas Situasi Jalur Gaza

Senin, 10 Juni 2024 - 17:21 WIB

Terkait Buronan Harun Masiku, Penyidik KPK Sita Handphone dan Tas Hasto Kristiyanto

Senin, 10 Juni 2024 - 09:10 WIB

Habib Rizieq Shihab Bebas Murni Hari Ini 10 Juni 2024

Senin, 10 Juni 2024 - 04:44 WIB

Wakili Jokowi, Prabowo Berangkat ke Yordania Hadiri Konferensi Tanggap Darurat Gaza

Berita Terbaru