Mercinews

Selebritis

Konsernya dibubarkan Massa di Banda Aceh, ‘Base Jam’ Sampaikan Mohon Maaf

Penampilan Base Jam di panggung penutupan Aceh Culinary Festival 2019. Foto: Abdul Hadi/acehkini

Banda Aceh, Mercinews.com – Penampilan grup musik Base Jam memeriahkan panggung malam penutupan Festival Kuliner Aceh 2019, di Taman Sultanah Safiatuddin, Banda Aceh, Minggu (7/7/2019) malam, tidak berlangsung tuntas. Konser mereka terpaksa dihentikan, karena adanya desakan pembubaran sekelompok massa.

Gagal tampil hingga tuntas, band yang populer di tahun 1990-an kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada penggemarnya di Aceh. Selain permohonan maaf, mereka juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kesempatan yang diberikan di Aceh.

Baca juga:  Pengamanan pelantikan 81 Anggota DPR Aceh¬†2019-2024 berlangsung ketat

Ucapan terima kasih dan permohonan maaf tersebut disampaikan Base Jam lewat akun instagram mereka. “Terima kasih atas support dan kesempatannya, Aceh.

Mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan dan setlist kami tidak bisa dimainkan secara lengkap. Semoga bisa lebih menyenangkan di kesempatan berikutnya,” tulis Base Jam, sembari mencantumkan foto saat mereka berfoto di depan Museum Tsunami Aceh.

View this post on Instagram

Terima kasih atas support dan kesempatannya, Aceh. Mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan dan setlist kami tidak bisa dimainkan secara lengkap. Semoga bisa lebih menyenangkan di kesempatan berikutnya.

A post shared by Base Jam Reunion (@basejamofficial) on

Base Jam sempat menyanyikan tiga lagu di atas panggung. Bahkan mereka mengawali penampilannya dengan menyanyikan lagu daerah Aceh, Bungong Jeumpa.

Namun di lagu ketiganya terpaksa dihentikan, atas desakan sekelompok massa. Insiden ini terjadi sekitar pukul 23.20 WIB.

 

Sumber: Kumparan/ acehkini

Comments