Mercinews




Lebih dari 7.000 WNI di Mesir Mencoblos di KBRI Kairo

Suasana pencoblosan WNI di Mesir./Foto: Merdeka

Kairo, Mercinews.com – Ribuan masyarakat Indonesia di Mesir berbondong-bonding berkumpul di halaman kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo, Mesir. Kehadiran mereka untuk menyalurkan hak politiknya untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden serta anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II.

Dilansir dari SINDOnews, Minggu 14 April 2019, dari total 7.671 calon pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Mesir, 7.411 pemilih terdaftar melakukan pencoblosan pada 15 TPS di KBRI Kairo. Pemilih lainnya melakukan pencoblosan melalui Kotak Suara Keliling dan melalui Pos. Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Mesir menargetkan partisipasi pada pemilu kali ini diatas 75 persen.

Sejak pagi hari seluruh anggota PPL dan Panwaslu telah terlihat siap menyambut kedatangan pemilih. Sesuai jadwal yang ditetapkan PPLN, Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibuka mulai pukul 08.00 sampai dengan 18.00 waktu setempat.

Baca juga:  Mahendradatta Tetap Percaya Habib Rizieq daripada Yusril Gegara 'PHP' Ba'asyir

Baca Juga Rocky Upayakan 23 Nelayan Aceh Segera Bebas
Dubes Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzy, menilai suasana pencoblosan yang cukup meriah menunjukkan antusiasme masyarakat Indonesia di Mesir.

“KBRI Kairo senantiasa berusaha menghadirkan suasana damai dan gembira dalam pesta demokrasi ini,” ujar Dubes Helmy, Sabtu 13 April 2019.

“Saya berharap sampai dengan penutupan jam 6 sore proses pencoblosan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tambah Helmy.

Ketua PPLN, Amin Samad, merasa puas dengan kinerja semua panitia karena acara bisa dimulai tepat waktu sesuai jadwal.

“15 TPS telah disiapkan di KBRI Kairo dengan dihadiri juga oleh saksi dari paslon 01 dan 02 baik dari Tim Kampanye Nasional maupun dari perwakilan Partai pendukung,” kata Amin Samad.

Baca juga:  Ini dia Tiffani, Mahasiswi yang 'Nembak' Sandi untuk Jadi Istri Kedua

Baca Juga Mantan Sekjend PBB Kofi Meninggal Dunia
Ditambahkan juga bahwa PPLN secara terus menerus melakukan koordinasi dengan Panwaslu untuk antisipasi berbagai masalah yang mungkin timbul.

Proses pemilihan ini juga mendapatkan perhatian dari sejumlah media utama di mesir, baik TV maupun media cetak dan online. Bahkan 2 stasiun TV yaitu DMC dan CBC menyiarkan secara live proses pencoblosan termasuk wawancara dengan Dubes Helmy.

Kehadiran media Mesir merupakan bagian dari upaya KBRI Kairo untuk lebih memperkenalkan demokrasi Indonesia ke masyarakat Mesir.

Comments