Hukum

Lima mayam gelang emas milik nenek tua dicuri maling di Alue Pisang Abdya

Petugas melihat jendela rumah Desa Alue Pisang yang dirusak maling, Senin (6/4/2020) ANTARA/HO

Blangpidie, Mercinews.com – Nasib malang menimpa seorang nenek yang telah berusia 90 tahun warga Desa Alue Pisang, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Pasalnya gelang emas seberat lima mayam yang dipakai pada tangan sebelah kirinya hilang dirampas maling saat nenek tua tersebut tertidur pulas di rumahnya Senin (6/4) dini hari sekitar pukul 03.15 WIB.

Menurut informasi diperoleh bahwa korban bernama Nuraini dan merupakan nenek kandung Irmansyah (27) yang tidak lain Sekrektaris Desa Alue Pisang, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Abdya.

Baca juga:  Dituding Tak Transparan, Kepala Baitul Mal Abdya: Kami Pegang Amanat Bupati

Kapolres Abdya, AKBP Moch Basori SIK melalui Kapolsek Kuala Batee, Ipda Ramlan saat dihubungi wartawan Selasa membenarkan adanya kasus pencurian emas milik nenek Nuraini di Desa Alue Pisang itu.

Selain emas, kata dia, maling juga mencuri satu unit handphone milik cucu korban bernama Mega Sulasti (24).

“Kronologisnya pada saat korban sedang tidur di kamar bersama cucu perempuannya Mega Sulasti. Tiba-tiba nenek Nuraini terbangun dan melihat gelang emas ditangan kiri sudah diambil maling,” katanya.

Nenek Nuraini yakin gelang emasnya dicuri maling lantaran setelah melihat pintu jendela kamar rusak dan terbuka lalu sang nenek melaporkan peristiwa tersebut pada cucu lelakinya, Irmansyah.

Baca juga:  Pria ASEL di Tangkap Warga Usai Bobol Kotak Amal

“Saya mengetahui adanya kemalingan setelah Sekdes Alue Pisang, Irmansyah melaporkan secara lisan ke Kapolsek Kuala Batee meminta pengusutan hukum lebih lanjut,” kata Ramlan.

[m/]

(Antara)