Bisnis

Luhut Usul yang Bersalah di Kasus Jiwasraya Dimiskinkan Biar Kapok

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan/ foto: kompas

Jakarta, Mercinews.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan 5 tersangka dalam kasus Jiwasraya. Mereka adalah tiga orang eks pejabat Jiwasraya dan 2 orang pihak swasta.

Merespons hal ini Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan buka suara.

“Kalau Jiwasraya saya diinfokan hampir ketemu strukturnya. Orang itu memang harus ditindak,” kata Luhut kala berbincang di kantornya,Seperti dilansir detikcom, Jumat (17/1/2020).

Luhut mengusulkan jika kelima tersangka itu terbukti bersalah merugikan Jiwasraya, bahkan keuangan negara maka harus dimiskinkan. Alasannya supaya mereka kapok.

Baca juga:  Jalani Sidang, Kivlan Zen Pakai Seragam Purnawirawan TNI

“Saya usul ini, bisa nggak dimiskinkan itu orang-orangnya supaya kapok. Jangan hukum penjara, lima tahun di penjara bunga jalan terus,” ungkap Luhut.

Dia menambahkan, saran tersebut disampaikan dalam kapasitasnya sebagai warga negara.

“Kalau dimiskinkan kan kapok! Ini sih saran saya sebagai warga negara saja kasihan kita dibuat berkelahi semua,” kata Luhut.

Sebelumnya Kejagung telah menetapkan 5 tersangka dugaan korupsi di Jiwasraya. Mereka adalah Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro, eks Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim, eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo.

Baca juga:  Bupati Rocky Jumpai Luhut Panjaitan, Sepakat Percepat Pembangunan Daerah

Kemudian, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat, Eks Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan.

“Ini adalah kelanjutan proses penyidikan yang kita lakukan sesuai dengan usul dari tim penyidik maka para tersangka dilakukan penahanan di rutan,” ujar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Adi Toegarisman kepada wartawan di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jaksel, kemarin (14/1/2020). [m/]

Comments