Aceh

Mahasiswa Demo Kantor DPRK Abdya

Blangpidie (Mercinews.com) – Puluhan mahasiswa dari himpunan mahasiswa islam dan BEM STKIB Abdya demo kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten  (DPRK) Aceh Barat Daya. Senin (30/9)

Para mahasiswa menuntut DPRK Abdya  menyampaikan aspirasi menolak sejumlah Revisi Undang-Undang ke DPR RI dan Presiden Joko Widodo.Di gedung paripurna DPRK, mahasiswa disambut beberapa Anggota Wakil Rakyat.

Adapun dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan beberapa poin tuntutan. Pertama, meminta Presiden mengeluarkan Perppu pembatalan UU KPK serta menolak segara bentuk pelemanah terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Baca juga:  PSAM kalahkan Manggeng Raya berkat gol penentu Ibki

Kedua, meminta DPR RI membatalkan RUU KUHP yang bermasalah di antaranya: Pasal 218, 220, 241, dan 340. Ketiga, meminta DPR RI untuk 1mengindahkan aspek transparansi, aspirasi, dan partisipasi publik dalam pembahasan RUU.

Keempat, menuntut negara untuk mengusut dan mengadili oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan di beberapa wilayah di Indonesia.

Kelima,meminta pemerintah pusat untuk mencopot mentri lingkungan hidup dan pertanahan yang tidak bertanggungjawab atas pembiayaran pembakaran hutan.

Baca juga:  Diduga Penuh Rekayasa, Bupati Akmal Ancam Tak Melantik KIP Abdya

Keenam,meminta provos mabes polri untuk memproses tindakan oknum kepolisian yang melakukan tindakan represif dalam beberapa aksi  penyampaian pendapat mahasiswa di beberapa daerah indonesia.

Ketujuh,meminta pemerintah pusat agar menghentikan kriminalisasi aktifis ham,rasisme papua dan stop meliterisme. [m/]

Comments