Hukum

Masa Penahanan Irwandi Yusuf Berakhir Hari Ini, Kuasa Hukum Surati KPK

Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf

Banda Aceh, Mercinews.com -Masa penahanan Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf selaku terdakwa dalam kasus dugaan suap proyek Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2018 berakhir hari ini, Kamis (14/2/2020).

Saat ini, Irwandi Yusuf menjadi tahanan Mahkamah Agung (MA), setelah ia mengajukan kasasi pada Rabu, 28 Agustus 2019.

Penahanan tersebut atas putusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang memvonisnya bersalah dengan pidana delapan tahun penjara.

Ia kini ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, yang penahanannya sudah dilalui sejak ia ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga:  Demokrat Pecat Amin Santono yang Di-OTT KPK

Setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan KPK pada 3 Juli 2018.

Kuasa Hukum Irwandi, Yusril Ihza Mahendra yang dikonfirmasi Serambinews, mengatakan, pihaknya hari ini akan menyurati Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) untuk memberitahu hal itu.

“Hari ini saya kirim surat ke KPK, andai belum ada putusan hari ini, maka Pak Irwandi harus dibebaskan dari tahanan demi hukum,” kata Yusril yang juga Pakar Hukum Tata Negara ini.

Sebab, lanjut pengacara yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu, menahan seseorang tanpa dasar hukum adalah pelanggaran hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Disamping itu, terkait isu yang sedang berkembang saat ini yaitu, akan dibacakan putusan kasasi Irwandi pada hari ini oleh majelis hakim MA, Yusril mengaku belum mengetahui informasi tersebut.

Baca juga:  Bantuan Hukum untuk Irwandi Masih Tunggu Konsultasi Mendagri

“Kalau dibacakan hari ini saya belum tahu. Tetapi kalau penahanan beliau berakhir hari ini memang betul,” ungkap mantan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dan Menteri Sekretaris Negara Indonesia.

[m/]

 

Sumber: Serambinews

 

Comments