Mercinews

Peristiwa

Misteri Kematian Mahasiswi, Dari Dosa Ingkar Janji Hingga Mati Bunuh Diri Menjelang Nikah

Mahasiswi aceh bunuh diri - Misteri Kematian Mahasiswi, Dari Dosa Ingkar Janji Hingga Mati Bunuh Diri Menjelang Nikah
Foto: acehsatu

Banda Aceh, Mercinews.com – Kisah pilu terjadi pada sepasang calon pengantin baru di Aceh yang hendak melangsungkan pernikahanya pada hari ini, Jum’at (23/8/2019).

Namun apa hendak dikata, Lia Yusdalifa mahasiswi salah satu penguruan tinggi ternama di Banda Aceh ditemukan tewas gantung diri di rumah kos yang dihuninya di Desa Meunasah Papeun Kemukiman Lamreung, Kecamatan Krueng Baroena Jaya, Aceh Besar pada tanggal 20 Agustus 2019.

Secarik surat wasiat yang penuh misteri juga ditemukan dilokasi tempat lia ditemukan tewas.

Saat ditemukan, gadis itu mengenakan baju kaos warna biru dan celana pendek berwarna putih.

Korban tidak mengenakan jilbab dan alas kaki. Dengan kondisi leher terlilit kain warna merah (mungkin jilbab), posisi ujung kaki gadis ini terlihat menyentuh lantai.

Tidak jauh dari posisi gadis ini tergantung, berada di bagian belakang, terlihat sebuah kursi plastik berwarna merah, berada dalam posisi normal atau tidak jatuh.

Baca juga:  Beredar Video Rasuki Roh kerabat dekat Almarhumah Lia Yulfira

Posisi gadis ini tergantung persis di kayu kusen pintu kamar yang dalam keadaan terbuka.

Sementara bagian dalam kamar korban, terlihat kasur yang dipasang di lantai keramik dengan sprei dan bantal warna merah dalam posisi rapi.

Menurut keterangan Kapolresta Banda Aceh melalui Kapolsek Krueng Barona Jaya, Iptu M Hasan kepada wartawan, jasad wanita itu sudah dibawa ke Instalasi Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA), Banda Aceh.

“Kami menerima informasi ada seorang wanita ya

diri, sekitar pukul 13.10 WIB tadi. Lalu, kami langsung menuju ke lokasi dan memasang police line,” kata Iptu Hasan.

Keterangan Putri menyebutkan, bahwa korban selama ini menetap di rumah itu bersama dua rekannya.

Baca juga:  Patah Hati, Pria di Bogor Gantung Diri di Kamar Mandi

Mereka mengontrak rumah yang memiliki dua kamar tersebut. “Tetapi, menurut keterangan saksi-saksi, pada saat kejadian itu korban seorang diri di rumah kontrakan tersebut,” kata Iptu Hasan.

Lia Yulrifa, menurut sebuah informasi, masih berstatus sebagai mahasiswi salah satu fakultas di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam, Banda Aceh.

Ada pula kabar yang menyebut, gadis ini akan melangsungkan pernikahan pada 23 Agustus 2019.

Ketika terjun ke TKP, polisi mengamankan sejumlah barang, antara lain, kursi plastik warna merah, jilbab, 1 handphone, dan selembar surat yang diduga milik korban serta dompet milik Lia Yulrifa.

Yang menarik, di dalam surat bertulis tangan itu, terdapat kata-kata permohonan maaf korban kepada orangtuanya. Jika surat itu benar tulisan tangan korban, dokumen itu akan menguak misteri di balik kasus kematian korban.

 

Sumber: Acehsatu.com

Comments