Hukum

Motif pembunuhan di Aceh Utara terungkap, pelaku mengaku kerasukan setan

Motif pembunuhan di Aceh Utara terungkap, pelaku mengaku kerasukan setan

Banda Aceh, Mercinews.com – Aparat kepolisian dari Polres Lhokseumawe sudah berhasil menangkap pelaku pembunuhan anak dan istrinya di Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.

Pelaku diringkus polisi sekitar pukul 08.00 WIB, di kawasan Lambaro, Aceh Besar sesaat turun dari mobil angkutan L-300.

“Pelaku saat ini dalam perjalanan dibawa pulang ke Polres Lhokseumawe, setelah itu kita akan gelar jumpa pers,” ujar Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T Herlambang kepada sejumlah wartawan di Lhokseumawe.

Saat berada di Polda Aceh, Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sartijo, kepada wartawan mengatakan, pelaku sudah mengaku melakukan aksi pembunuhan tersebut.

“Keterangan sementara pelaku ini melakukan aksi pembunuhan karena kerasukan setan,” ungkap Kombes Pol Agus Sartijo.

Baca juga:  Akibat Bau Kotoran, Pria Tikam Wanita Hingga Tewas di Lubuk Pakam

Akan tetapi, polisi berkeyakinan bahwa sikap pelaku tersebut hanya untuk mengelabui petugas saja. Karena dari beberapa obrolan dengan pelaku, bahwa pelaku tidak mengalami gangguan jiwa sama sekali. Hal itu juga diperkuat oleh keterangan saksi-saksi di sekitar rumah korban bahwa sehari-hari pelaku normal dan tidak ada gangguan jiwa.

“Setelah kami ajak ngobrol terindikasi, bahwa menurut kami dia tidak memiliki gangguan dan dari keterangan para saksi-saksi disekitar rumah korban, bahwa sehari-hari tersangka tidak mengalami gangguan jiwa,”

Tersangka sampai saat ini berpura-pura memiliki gangguan, namun kami yakin dia tidak ada gangguan. Kita akan periksa terus,

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang mengungkapkan, sebelum ditemukan meninggal, Ira Wati sempat meminta pertolongan kepada seseorang melalui pesan SMS.

Baca juga:  Seorang Jurnalis di Surabaya Ditemukan Meninggal Bersimbah Darah

“Setelah kita olah TKP, kita dapat laporan dari seorang saksi. Pada pukul 01.25 WIB tadi, saksi tersebut mendapat pesan SMS dari korban Ira Wati. Dia meminta tolong kepada saksi. Pada pukul 01.45 WIB, saksi membalas pesan tersebut. Namun tidak ada respons lagi dari korban. Kita perkirakan meninggalnya korban di antara pukul 01.25 hingga 01.40 WIB,” kata Indra saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Selasa (7/5/2019).

Pelaku (merupakan) suami ketiga korban. Suami pertamanya meninggal, kedua sudah cerai. Dan (suami) ketiga adalah pelaku yang baru menikah selama 4 bulan. Pelaku sendiri kesehariannya bekerja sebagai tukang di Banda Aceh. Untuk dua anak korban itu merupakan anak tiri pelaku,” sebut Indra.

Comments