Mercinews

Berita

Mualem: Ada Pihak Tertentu Yang Ingin Benturkan PA dengan Media Pers

Ketua Umum Dewan Partai Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem)

Banda Aceh, Mercinews.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA), H. Muzakir Manaf (Mualem) menyesalkan masih adanya pihak tertentu yang ingin merusak citra, sekaligus membentur PA dengan media pers, baik nasional, regional maupun di Aceh.

“Ini terlihat dari beredarnya di media sosial (medsos) potongan berita tentang; 2.470 Warga Aceh Utara Pungo (gila), yang dimuat Harian Waspada Medan beberapa waktu lalu,” kata Mualem melalui Juru Bicara Partai Aceh, Muhammad Saleh, Minggu (14/7/2019) di Banda Aceh.

Menurut dia, upaya dan usaha dari pihak tertentu yang ingin memunculkan konflik antara PA dengan media pers, khususnya Harian Waspada terbitan Medan, Sumatera Utara, sengaja dilakukan agar terjadi benturan dan pergesekan. Tujuannya, media pers menjadi alergi dan antipati dengan Partai Aceh.

“Itu tak mungkin terjadi, sebab hubungan harmonis telah terjadi sejak masa konflik hingga saat ini. Dulu, rekan-rekan media pers juga ikut membantu perjuangan GAM dengan berita ke dunia internasional hingga tercapainya perdamaian melalui MoU Helsinki, 15 Agustus 2005 di Finlandia. Kami sangat menghargai tugas dan profesi jurnalis,” sebut Mualem.

Muhammad Saleh Juru Bicara Partai Aceh (Foto: Dok.MODUSACEH.CO)

Kecuali itu sebut Mualem, hingga saat ini Partai Aceh menilai,kontribusi media pers lokal, regional maupun nasional terhadap Partai Aceh, masih dalam koridor positif, sesuai dengan UU No: 40/1999, tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik Indonesia (KEJI).

Baca juga:  Prabowo Akan Kembali Bertemu Ulama Aceh

Sebelumnya, mulai beredar luas melalui media sosial tentang potongan berita berjudul; 2.470 Warga Aceh Utara Pungo. Nah, dibawah judul, tertulis; selama dikuasai PA. Tambahan inilah yang menjadi soal. Juru Bicara Partai Aceh, Muhammad Saleh menjelaskan, antara sub judul dengan isi berita memang tidak nyambung alias tak ada kaitan. Sebab, tidak ada satu kata atau kalimat pun yang menyebutkan; selama dikuasai PA.

Selain itu, bentuk huruf berita dengan sub judul tersebut, sangat berbeda. “Oknum provokator itu masih pemula, sehingga gayanya mudah terbaca,” ungkap Muhammad Saleh. Dia yakin, tidak mungkin Harian Waspada Medan menulis kalimat seperti itu.

Baca juga:  Wiranto Sebut Mualem Bisa Disanksi Hukum, Ini Kata Pengamat Politik Herdi Sahrasad

Begitupun, Mualem meminta adanya klarifikasi dari pihak Harian Waspada Medan sehingga tidak menimbulkan fitnah yang pada gilirannya merusak citra Partai Aceh di mata rakyat Aceh. “Saya yakin berita itu tidak benar. Tapi kami minta untuk diberi penjelasan agar tidak menimbulkan keresahan dalam masyarakat Aceh, khususnya Komite Peralihan Aceh (KPA) serta kader maupun simpatisan PA),” kata Mualem melalui Juru Bicara PA, Muhammad Saleh.

Comments