Mercinews

Aceh

Mualem: Kita Ambil Peran Konektifitas Aceh-Andaman

Ketua Kadin Aceh H. Muzakir Manaf menandatangani MoU dengan Girish Arora, Presiden Kadin Andaman (Foto: dok Kadin

Banda Aceh, Mercinews.com – Kunjungan Duta Besar (Dubes) India Pradeep Kumar Rawat, 4-6 Agustus 2019 lalu ke Aceh, merupakan kedatangan keempat kalinya di Bumi Serambi Mekkah ini. Itu membuktikan, Pemerintah India menunjukkan komitmennya untuk memperkuat hubungan ekonomi, bisnis dan perdagangannya dengan Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Aceh.

Itu sebabnya, dalam sesi pertemuan khusus Dubes India, Pradeep Kumar Rawat, dengan Ketua KADIN Aceh, Muzakkir Manaf dan seluruh wakil ketua menegaskan perlu sesegera mungkin untuk menindaklanjuti MoU antara KADIN Aceh dengan Kadin Andaman, yang sudah ditandatangani Muzakir Manaf dengan Girish Arora, Presiden Kadin Andaman beberapa waktu lalu.

Dubes India Pradeep Kumar Rawat mengakui, kerjasama ini mulai menunjukkan adanya kemajuan seperti persiapan yang sudah dilakukan bersama antara pemerintah India dan Indonesia. Bahkan dia memberitahukan bahwa, program pembangunan di Andaman sudah dimulai. “Kami sudah membuka tender secara resmi,” ujarnya.

Baca juga:  Mualem: Ada Pihak Tertentu Yang Ingin Benturkan PA dengan Media Pers

Masih kata Pradeep Kumar Rawat. “Kami sudah berjumpa dengan gubernur dan kami berharap ada langkah bersama semua pelaku bisnis di Aceh dalam menindaklanjuti kerjasama ini, kerjasama menjadi kekuatan usaha kita berlangsung secara sukses,” harap Pradeep.

Sedangkan Mualem, menyampaikan. ”Kita sudah siap menindaklanjuti dagang Aceh-Andaman. Kita sudah memulai dengan mengirimkan kapal pioneer, tinggal lagi tindaklanjut dengan business to business meeting. Kita berharap Pak Dubes dapat memfasilitasinya,” ujar Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem.

“Kita akan bergerak cepat untuk menjawab keseriusan pemerintah India, kita berdiri di depan untuk itu,” tegas Mualem.

Baca juga:  PNA Bergabung dalam KAB Jilid II, Empat Parnas Keluar dari KAB Jilid I

Radhi Darmansyah, Wakil Ketum Kadin Aceh menambahkan, anggota KADIN beserta juga pengusaha lainnya akan terlibat langsung. Sebab, pihaknya ingin jalur dagang ini dapat dioptimalkan ke depan.

“Kita serius menindaklanjutinya, jikapun ada pertentangan dengan regulasi, maka kita siap berkonsultasi dengan pemerintah Jakarta,” jelas dia.

Menurut Radhi, pihaknya berencama membuat landmark Aceh di Andaman. “Gagasan ini terungkap dalam pertemuan antara Kadin Aceh dengan Kadin Andaman, salah satu pengusaha di Andaman menawarkan tanahnya sebagai lokasi. Selanjutnya bisa menjadi tempat promosi budaya dan dagang Aceh ke depan,” tutup Juanda Djamal, Direktur Eksekutif Kadin Aceh dalam siaran persnya pada media ini, Selasa (6/8/2019) sore di Banda Aceh

Comments