Amerika

Muncul Hasil Autopsi Ungkap George Floyd Positif Virus Corona

Hasil autopsi menyatakan George Floyd positif Covid-19. Foto/The New York Times

Washington, Mercinews.com – Fakta baru seputar kematian George Floyd kembali muncul setelah hasil autopsi secara penuh dirilis. Pria kulit hitam yang meninggal akibat dicekik dengan lutut polisi itu dinyatakan telah positif Covid-19.

Laporan setebal 20 halaman dirilis oleh Kantor Pemeriksa Medis Hennepin dengan izin keluarga. Sebelumnya, kantor koroner merilis ringkasan temuan pada hari Senin yang menyatakan Floyd mengalami serangan jantung ketika ditahan oleh petugas.

Baca juga:  Tangisan Gubernur BI, Kapal Nabi Nuh, dan Ancaman Krisis

Temuan ringkasan diklasifikasikan kematiannya pada tanggal 25 Mei lalu sebagai pembunuhan.

Dikutip dari 9News, Kamis (4/6/2020), laporan lengkap oleh Kepala Pemeriksa Medis Andrew Baker menjabarkan rincian klinis, termasuk bahwa Floyd dinyatakan positif Covid-19 pada 3 April tetapi tampak tanpa gejala.

Laporan itu juga mencatat paru-paru Floyd tampak sehat tetapi dia memiliki beberapa penyempitan arteri di jantung.

Laporan ringkasan awal itu mencantumkan keracunan fentanyl dan penggunaan metamfetamin baru-baru ini di bawah kondisi signifikan lainnya tetapi tidak di bawah penyebab kematian.

Baca juga:  Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Terapkan Lockdown terkait Virus Corona

Catatan kaki laporan lengkap mencatat bahwa tanda-tanda toksisitas fentanyl dapat termasuk depresi pernapasan parah dan kejang.

[m/]

Comments