Mercinews

Dunia Islam

Nanti malam Abu MUDI isi pengajian TASTAFI di Mesjid Raya Baiturrahman

Abu MUDI Samalanga.

Banda Aceh, Mercinews.com, – Sebagaimana biasanya setiap malam sabtu awal bulan, Majelis Pengajian dan Zikir Tastafi (MPZT) Yang dilaksanakan sebulan sekali di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. yang mana pada awal bulan ini jatuh pada tanggal 08 November 2019.(jum’at malam) bertepatan dengan 12 Rabiul awal 1441 Hijriah. yaitu hari lahirnya nabi kita Muhammad SAW.

Pengajian Tastafi nanti malam akan di asuh oleh Al-Mukarram Al-Mursyid Syaikhuna Abu Syaikh H Hasanoel basry HG atau yang sering disapa dengan Abu MUDI Samalanga.

Hal ini sebagaimana yang disampaikan langsung tadi oleh salah seorang pengurus Tastafi , Tgk Syarifuddin S.H. dalam konferensi pers kepada media kami.

“Insya Allah, di awal bulan November ini (nanti malam/malam sabtu) kami Mengadakan Majelis Pengajian dan Zikir Tastafi (MPZT) di Mesjid Raya Baiturrahman yang akan di Asuh Langsung oleh Al-Mukarram Abu Mudi, (08 November 2019), ujar Tgk Syarifuddin yang juga alumni dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga yang saat ini berdomisili di Dayah Al-Muhajirin Lampisang. Seulimeum, Aceh Besar.

Kata beliau yang di temani oleh ketua pengajian Mesjid Raya Baiturrahman (Tgk Marwan Yusuf), MPZT Aceh Nanti malam yang di asuh oleh Al-Mukarram Abu MUDI adalah kitab Mukhtasar Ihya Ulumuddin atau Nama lain kitab Almursyidul Amin yaitu dengan Tema. “Tentang Kelahiran Nabi kita Muhammad SAW”

Beliau sangat mengharapkan agar masyarakat yang berada di seputaran Banda Aceh dan Aceh Besar bisa hadir bersama dalam pengajian yang akan dilaksanakan nanti malam, mulai pukul 20:30 wib (ba’da shalat Isya berjamaah) di Mesjid Raya Baiturrahman.

Baca juga:  Malam Sabtu ini Abu MUDI Isi Pengajian TASTAFI di Mesjid Raya Baiturrahman
Baca juga:  Bertauhid sebagai Kebutuhan Setiap ‎Saat

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk dapat berpartisipasi mengikuti pengajian mulia ini, dan kami menghimbau kepada pengurus tastafi, baik pengurus pusat, wilayah (kabupaten) maupun daerah (kecamaran) dalam wilayah banda aceh dan Aceh Besar untuk dapat mengajak bersama para jamaah majelis ta’lim masing masing untuk mengikuti pengajian tersebut (dengan memperhatikan ketentuan safar bagi kaum wanita)”. lanjut agamawan muda yang aktif di dunia dakwah dan ta’lim serta alumni IAI Al-Aziziyah Samalanga itu.[]

Comments