Hukum

Panglima KPA Nagan Raya Tgk Pidie Ikut Terlibat “Sekap” wartawan

Azhari alias Tgk Pidie, Ketua KPA Nagan Raya
Azhari alias Tgk Pidie, Ketua KPA Nagan Raya (Foto: Ist)

Banda Aceh, Mercinews.com – Azhari alias Tgk Pidie, Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Nagan Raya, ikut serta “menyekap” wartawan MODUSACEH.CO, Aidil Firmansyah, Minggu (5/1/2020) malam di Kantor Fortil (Forum Tiga Wilayah) Gp. Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Itu sebabnya, penyidik Polres Aceh Barat, ikut memanggil, memeriksa dan meminta keterangan dari Tgk Pidie sebagai saksi. “Benar, yang bersangkutan ada di sana saat kejadian dan kita jadikan sebagai saksi,” ungkap seorang sumber di Polres Aceh Barat di Meulaboh.

Selain dia, penyidik juga masih meminta keterangan dari terlapor yaitu, Akrim (36), yang beralamat Jalan Singamata II Gp. Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Dia juga Direktur PT. Tuah Akfi Utama Aceh Barat.

Baca juga:  Salah Pakai Logo, SK Kepala Desa di Nagan Raya jadi tertawaan warga

Korban teror dan ancaman Akrim yaitu Aidil Firmansyah, juga mengaku adanya keberadaan dan kehadiran Tgk Pidie pada saat kejadian. Bahkan, mantan kombatan GAM itu sempat mengeluarkan sejumlah kata kata yang membuat Aidil tertekan.

Menanggapi masalah ini, Ketua DPW Partai Aceh (PA) Nagan Raya Samsuar atau akrab disapa Tgk Wan Malaya, menyatakan dukungannya terhadap kerja pihak kepolisian, untuk mengusut tuntas kasus penyergapan dan pengancaman terhadap Aidil.

“PA Nagan Raya mendukung agar kasus pengancaman wartawan itu diusut tuntas karena itu tindakan kriminal,” kata Samsuar, seperti diwartakan seuramoeaceh.com, Senin (06/01/2020). Dikonfirmasi ulang, Samsuar membenarkan pernyataannya itu.

Baca juga:  Berkunjung ke PAUD Al Fattah, Dyah Erti Idawati Kampanye Isi Piringku

Itu sebabnya, Tgk Wan Malaya menegaskan bahwa, adanya keterlibatan Azhari atau Tgk Pidie dalam kasus tersebut, bukan atas nama organisasi KPA, tapi nama pribadi.

“Bukan intruksi KPA Nagan Raya. Dugaan keterlibatan Azhari dalam kasus tersebut itu atas nama pribadi bukan atas Komando KPA Nagan Raya,” tegasnya Tgk Wan Malaya.

Dia mengaku ikut menyesalkan adanya teror dan ancaman dengan mengunakan senjata api terhadap wartawan MODUSACEH.CO ini. “Kita sudah damai dan aman, jadi tidak perlu menggunkan kekerasan dan penyekapan seperti itu,” tegas Tgk Wan Malaya. [m/]

Comments