Pasca Serangan Hizbullah, Israel laporkan siap pengambilan keputusan mengenai Lebanon

Rabu, 5 Juni 2024 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Israel, Herzi Halevi

Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Israel, Herzi Halevi

Tel Aviv, Mercinews.com – Israel semakin dekat untuk mengambil keputusan mengenai tindakan lebih lanjut di Lebanon, di mana ketegangan terus meningkat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Israel, Herzi Halevi, usai lawatan ke kawasan perbatasan Lebanon-Israel, di mana ia menggelar rapat operasional mengenai penanggulangan kebakaran yang terjadi di kawasan perbatasan pasca penembakan. unit sayap militer Hizbullah.

Baca Juga:  Sekjen Antonio Guterres Dikabarkan Memasukkan Israel ke Dalam Daftar Hitam PBB

“Kita mendekati titik di mana keputusan harus dibuat, dan IDF sudah siap dan sangat siap untuk mengambil keputusan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami telah melakukan serangan di sini selama delapan bulan, dan Hizbullah harus menanggung akibatnya yang sangat, sangat tinggi,” kata komandan militer tersebut, seperti dikutip oleh layanan pers militer Selasa (4/6).

Baca Juga:  Makin Meningkat Kampus di Amerika Serikat Dukung Palestina, Ini Alasannya

Menurut Halevi, tentara siap melakukan tindakan ofensif jika keputusan tersebut diambil.

Hizbullah telah meningkatkan serangannya dalam beberapa hari terakhir, dan setelah persiapan yang sangat baik, termasuk latihan di tingkat Staf Umum, kami siap melancarkan serangan di utara.

Pertahanan kuat, kesiapan menyerang, kita mendekati titik pengambilan keputusan,” ujarnya.

Pada tanggal 3 Juni, tentara Israel melaporkan bahwa pasukannya membantu layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan memadamkan kebakaran di bagian utara negara itu yang dimulai setelah penembakan dari Lebanon. Seperti yang dilaporkan The Times of Israel, lebih dari 30 pemadam kebakaran memadamkan api malam itu.

Baca Juga:  Biden sebut jika Rusia menang di Ukraina Eropa akan menghadapi risiko

(m/c)

Berita Terkait

Ukraina dan Jepang menandatangani perjanjian jaminan keamanan bilateral
Pengadilan Kota Balashikha menerima kasus suap terbesar dalam sejarah Rusia
Erdogan: penolakan Israel untuk menyerukan gencatan senjata di Gaza “merusak”
Erdogan Sebut pengakuan Spanyol terhadap Palestina langkah penting menuju perdamaian
Seimas Lituania menyetujui wajib militer untuk dinas militer sepulang sekolah
Trump dapat membatalkan perjanjian keamanan yang akan ditandatangani Biden dan Zelensky
Kebakaran hebat terjadi di gudang kilang minyak di Erbil Irak
Thailand telah umumkan keinginannya untuk menjadi anggota BRICS
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 00:46 WIB

Ukraina dan Jepang menandatangani perjanjian jaminan keamanan bilateral

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:57 WIB

Pengadilan Kota Balashikha menerima kasus suap terbesar dalam sejarah Rusia

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:56 WIB

Erdogan Sebut pengakuan Spanyol terhadap Palestina langkah penting menuju perdamaian

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:41 WIB

Seimas Lituania menyetujui wajib militer untuk dinas militer sepulang sekolah

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:19 WIB

Trump dapat membatalkan perjanjian keamanan yang akan ditandatangani Biden dan Zelensky

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:49 WIB

Kebakaran hebat terjadi di gudang kilang minyak di Erbil Irak

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:33 WIB

Thailand telah umumkan keinginannya untuk menjadi anggota BRICS

Kamis, 13 Juni 2024 - 01:55 WIB

Militer Rusia Serang area parkir pesawat Angkatan Bersenjata Ukraina

Berita Terbaru