Pembunuh Bocah di Bekasi Ditetapkan Tersangka, Langsung Ditahan!

Senin, 3 Juni 2024 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menangkap Didik Setiawan (61) pembunuh bocah yang jasadnya ditemukan di dalam lubang di Bantargebang, Kota Bekasi. (M Ilhami Fawdi/detikcom)

Polisi menangkap Didik Setiawan (61) pembunuh bocah yang jasadnya ditemukan di dalam lubang di Bantargebang, Kota Bekasi. (M Ilhami Fawdi/detikcom)

Bekasi, Mercinews.com – Polisi menetapkan Didik Setiawan (61) sebagai tersangka kasus pembunuhan bocah perempuan 9,5 tahun di Bantargebang, Kota Bekasi. Didik kini resmi ditahan polisi.

“Ya, sudah tersangka dan ditahan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP M Firdaus, kepada wartawan di Bekasi, Senin (3/6/2024).

Firdaus mengatakan tersangka dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang RI No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

“Terhadap perbuatan pelaku yang melakukan perbuatan pidana perbuatan cabul terhadap anak korban dan pidana kekerasan terhadap anak korban yang mengakibatkan meninggal dunia, pelaku diancam dengan hukuman pidana penjara maksimal 15 (lima belas) tahun dan denda sebanyak Rp 3 miliar,” jelas Firdaus.

Sebelumnya, jasad korban ditemukan di dalam lubang pompa air di belakang rumah Didik pada Minggu (2/6) pukul 02.00 WIB dini hari. Penemuan bermula dari orang tua korban yang melaporkan anaknya hilang.

Ririn menerangkan orang tua korban sempat membuat laporan orang hilang ke Polres. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan korban sudah tak bernyawa di dalam lubang.

Baca Juga:  MK Putuskan penghitungan ulang suara calon DPRK di dua kecamatan Dapil Aceh Timur 2

“Berawal dari orang tuanya melaporkan kehilangan anak. Kemudian orang tuanya diarahkan ke Polres untuk membuat laporan. Tapi kami dari pihak Polsek menyelidiki Untuk laporan kehilangan anak itu koordinasi dengan Binmas Pol,” jelas Kapolsek Bantargebang AKP Ririn, Minggu (2/6).

Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dan mengamankan terduga pelaku pembunuhan. Terduga pelaku berinisial D (61) merupakan pemilik rumah tempat ditemukannya korban.

“Tadi malam jam 2 ditemukan kita berhasil mengamankan pelakunya di rumahnya dengan korban sudah dalam keadaan meninggal terbungkus karung,” ujarnya.

Baca Juga:  Nyonya Chilima selamat tidak ikut dalam kecelakaan pesawat Wapres Malawi

Diketahui rumah korban berjarak 700 meter dari rumah pelaku. Meski demikian, orang tua korban dan pelaku disebut tidak saling mengenal.

“Kalau dibilang tetanggaan, agak jauh rumahnya sekitar 700 meter. Anaknya sudah beberapa kali main ke situ. Informasi dari pelaku tidak kenal. Tahunya setelah ortu mencari anaknya baru dia tahu,” jelasnya.

(mc)

Sumber Berita : detikcom

Berita Terkait

Pabrik Ekstasi di Medan Digerebek Polisi, 5 Orang Ditangkap
Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Kasus Vina, Mahfud MD: Ini Kriminal Jahat
Pengadilan Memperberat Hukuman Eks Kepala Bea Cukai Makassar Jadi 12 Tahun Penjara
Edarkan Sabu di dalam lapas Meulaboh, dua narapidana tangkap Polisi
Terkait Buronan Harun Masiku, Penyidik KPK Sita Handphone dan Tas Hasto Kristiyanto
Polisi Buka Hotline Untuk Masyarakat Terkait Kasus Vina Cirebon
3 terdakwa penyelundupan imigran Rohingya di Aceh divonis 20 tahun penjara
Polda Aceh gagalkan peredaran narkoba jenis ganja dan sabu 401 Kg
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:54 WIB

Pabrik Ekstasi di Medan Digerebek Polisi, 5 Orang Ditangkap

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:53 WIB

Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Kasus Vina, Mahfud MD: Ini Kriminal Jahat

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:06 WIB

Pengadilan Memperberat Hukuman Eks Kepala Bea Cukai Makassar Jadi 12 Tahun Penjara

Selasa, 11 Juni 2024 - 13:57 WIB

Edarkan Sabu di dalam lapas Meulaboh, dua narapidana tangkap Polisi

Senin, 10 Juni 2024 - 17:21 WIB

Terkait Buronan Harun Masiku, Penyidik KPK Sita Handphone dan Tas Hasto Kristiyanto

Jumat, 7 Juni 2024 - 00:12 WIB

Polisi Buka Hotline Untuk Masyarakat Terkait Kasus Vina Cirebon

Rabu, 5 Juni 2024 - 21:04 WIB

3 terdakwa penyelundupan imigran Rohingya di Aceh divonis 20 tahun penjara

Rabu, 5 Juni 2024 - 14:21 WIB

Polda Aceh gagalkan peredaran narkoba jenis ganja dan sabu 401 Kg

Berita Terbaru