Penerimaan Pajak Kemenkeu Aceh Tumbuh 5,84 Persen

Rabu, 29 Mei 2024 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Perwakilan Kementerian Keuangan Aceh

Kantor Perwakilan Kementerian Keuangan Aceh

Banda Aceh, Mercinews.com – Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Satu Aceh menggelar rapat asset dan liabilities committee (ALCo) regional Aceh.

Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan Kemenkeu Satu di Aceh yaitu Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

Dalam rapat ALCo regional Aceh dilaporkan kinerja APBN regional Aceh sampai dengan 30 April 2024 dengan total pendapatan tercatat Rp1,97 triliun (30,33 persen) dan total belanja Rp15,17 triliun (30,93 persen) sehingga terjadi defisit regional Rp13,20 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kinerja pendapatan mengalami pertumbuhan sebesar 5,84 persen secara year on year (yoy), yang ditopang oleh penerimaan pajak hingga 30 April 2024 sebesar Rp1,46 triliun, terealisasi 23,54 persen dari target APBN 2024.

Baca Juga:  Viral! Pesta Pernikahan di Aceh Tamiang Sajadah untuk Shalat Diinjak-injak

“Penerimaan tersebut ditopang dominan dari pembayaran Wajib Pajak dari sektor-sektor yang terkait belanja APBD dan APBN yaitu Wajib Pajak Instansi Pemerintah, peningkatan setoran PPh Pasal 21 dan PPh Pasal 25/29 Wajib Pajak Badan dan Orang Pribadi serta PPN/PPnBM,” kata Kepala Perwakilan Kemenkeu Satu Aceh, Safuadi, Selasa (28/5/2024).

Sementara itu, realisasi penerimaan Kepabeanan dan Cukai tercatat Rp97,15 miliar, terealisasi sebesar 51,17 persen dari target APBN 2024. Penerimaan didorong oleh kinerja signifikan dari sektor Cukai 275,87 persen (yoy) dan Bea Masuk 704,42 persen (yoy).

Dari sisi belanja negara per 30 April 2024 mencapai Rp15,17 triliun, mengalami ekspansi 11,17 persen secara yoy.

Belanja Pemerintah Pusat (BPP) mengalami peningkatan secara yoy didorong pertumbuhan terutama belanja pegawai (pembayaran THR), mengingat bulan April terdapat momen Ramadan dan lebaran. Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar 31,75 persen diantaranya telah terealisasi Dana Otsus sebesar 30 persen.

Baca Juga:  Haji Uma: Soal Revisi Qanun Jangan Sampai Marwah dan Martabat Aceh Jadi Taruhan

Untuk APBD (konsolidasi), kata Safuadi, sampai dnegan 30 April 2024 pendapatan mencapai Rp6,78 triliun (17,17 persen), belanja senilai Rp5,35 triliun (13,16 persen) dan net pembiayaan daerah tercatat Rp934,01 miliar, sehingga akumulasi SiLPA Rp2,36 triliun.

“Kontribusi TKD terhadap pendapatan APBD sebesar Rp5,74 triliun (netto) atau 84,7 persen dari total pendapatan APBD,” katanya.

Untuk analisis tematik ALCo pada bulan ini adalah mengenai dampak perubahan iklim terhadap perekonomian. Sektor yang paling terdampak perubahan iklim adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan mengingat sektor ini menurut rilis PDRB terbaru dari BPS bersumbangsih 31,65 persen pada PDRB.

Sektor lain yang terdampak adalah konstruksi, cuaca ekstrem menghambat pembangunan infrastruktur. Dampak el nino sebaliknya membuat tangkapan ikan berlebih sehingga pasar kelebihan supply dan harga ikan anjlok.

Baca Juga:  Wakil Presiden Malawi tewas dalam kecelakaan pesawat

Terhadap program strategis nasional (PSN) Bendungan dan Irigasi serta program prioritas nasional dukungan APBN terhadap Pekan Olahraga Nasional, Kanwil DJPb dan KPPN secara aktif melakukan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran (EPA) dengan satker-satker strategis dengan pagu belanja modal infrastruktur signifikan (PSN dan PON Aceh Sumut).

Selain itu, Kanwil DJPb akan terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Aceh termasuk komunikasi high level dengan Pj. Gubernur Aceh secara langsung untuk pengawalan penyelesaian PSN bendungan, tol, daerah irigasi dan persiapan sarpras PON XXI-2024.”(mc)

Penulis : Safrina

Berita Terkait

Pemkot Banda Aceh intervensi serentak pencegahan anak stunting
Cek Berita Kedatangan Transmigran pada 2021, Aceh Bukan Daerah Termiskin
Baitul Mal Aceh Sumbang Rp100 Juta, Untuk Korban Bencana Sumatra Barat
Dandim KBA, Tingkatkan Profesionalisme dan Kesiapan Hadapi Tantangan Tugas
Pemko Lhokseumawe Launching Program Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih
YARA dukung investasi Pabrik Semen di Aceh Selatan, minta Pemerintah Pusat tak Persulit
Dandim KBA ikut rakor penandatanganan nota kesepahaman, Mentan dan Mendagri
Kodim Kota Banda Aceh Terima Kedatangan Tim Pokja Sahli Kasad
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 12:10 WIB

Pemkot Banda Aceh intervensi serentak pencegahan anak stunting

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:16 WIB

Cek Berita Kedatangan Transmigran pada 2021, Aceh Bukan Daerah Termiskin

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:42 WIB

Baitul Mal Aceh Sumbang Rp100 Juta, Untuk Korban Bencana Sumatra Barat

Senin, 10 Juni 2024 - 18:36 WIB

Dandim KBA, Tingkatkan Profesionalisme dan Kesiapan Hadapi Tantangan Tugas

Senin, 10 Juni 2024 - 17:33 WIB

Pemko Lhokseumawe Launching Program Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

Sabtu, 8 Juni 2024 - 14:27 WIB

YARA dukung investasi Pabrik Semen di Aceh Selatan, minta Pemerintah Pusat tak Persulit

Jumat, 7 Juni 2024 - 17:01 WIB

Dandim KBA ikut rakor penandatanganan nota kesepahaman, Mentan dan Mendagri

Kamis, 6 Juni 2024 - 22:16 WIB

Kodim Kota Banda Aceh Terima Kedatangan Tim Pokja Sahli Kasad

Berita Terbaru