Mercinews

Hukum

Pengusaha dan Manajer Pabrik Mancis yang Terbakar di Langkat Ditahan

Pengusaha Burhan dan Manager Pabrik Lisnawarni telah resmi ditetapkan tersangka tragedi kebakaran pabrik mancis ilegal. Tribun Medan/Dedy Kurniawan

Medan, Mercinews.com – Aparat kepolisian menetapkan dua tersangka kebakaran pabrik rumahan korek api gas atau mancis di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Karena, ada indikasi kelalaian dalam bekerja hingga menyebabkan kematian.

Dua tersangka itu, adalah Burhan warga Desa Mulyo Rejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Ia sebagai pemilik usaha sekaligus penyewa rumah tersebut.

Sedangkan, satu tersangka lagi manajer industri rumahan itu bernama Lismawarni (43). Keduanya, sudah dilakukan penahanan di Polres Binjai, usai menjalani pemeriksaan secara maraton sejak kemarin.

“Logikanya, masa pabrik harus dikunci. Kalau terjadi apa-apa, pekerja yang akan jadi korban. Inilah yang menjadi dasar kami menetapkan mereka sebagai tersangka,” ujar Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting kepada wartawan, Sabtu 22 Juni 2019.

Baca juga:  Ini Identitas 30 Korban Meninggal Akibat Kebakaran 'Pabrik' Korek Gas di Langkat

Berdasarkan hasil penyelidikan di TKP, penyidik mendapat bukti bahwa pintu depan pabrik selalu dikunci saat jam kerja. Padahal di dalamnya terdapat barang-barang berbahaya dan mudah terbakar.

“Karena sudah tersangka, siang ini kami keluarkan surat penahanan untuk keduanya,” tutur Siswanto.

Sementara itu, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus kebakaran ini, termasuk Sri Maya (47). Dia merupakan pemilik rumah yang disewa Burhan untuk menjalankan usahanya. Namun, masih sebagai saksi.

“Saksi yang juga dimintai keterangan di antaranya 4 pekerja yang selamat dalam peristiwa itu beserta warga sekitar,” kata Siswanto.

Tim Disaster Victim Identification Polda Sumut juga sudah berhasil mengidentifikasi 2 jenazah perempuan dari korban tewas kebakaran Pabrikan rumahan korek api gas atau mancis di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Baca juga:  Kebakaran Pabrik Korek Api di Langkat, Pintu Pabrik Diduga Terkunci dari Luar

“Sudah ada dua jenazah yang teridentifikasi. Seorang diidentifikasi melalui sidik jadi, seorang lagi melalui gigi,” kata Kabid Dokkes Polda Sumut, Kombes Pol dr Sahat Harianja kepada wartawan di RS Bhayangkara Medan, Sabtu 22 Juni 2019.

Kebakaran yang terjadi Pabrik Mancis Jumat siang, 21 Juni 2019 pada Pukul 12.00 WIB menewaskan 30 orang. Korban sudah dievakuasi dari TKP ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, guna dilakukan outopsi. Pihak kepolisian melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

Sumber:Viva.co.id

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.