Aceh

Pimpinan Abu Razak Yang Baku Tembak dengan Polisi di Pijay 4 Tewas Satu Ditangkap

Foto: warung makan di pinggir jalan Gampong Keude, Kecamatan Trienggadeng pecah. berlubang ditembusi tiga peluru dalam kontak tembak polisi dan kkb di pijay

Banda Aceh, Mercinews.com – Empat anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas ditembak setelah terjadi kontak senjata dengan polisi di kawasan Trienggadeng, Pidie Jaya, Aceh. Pelaku tewas termasuk Pimpinan KKB Abu Razak.

Keempat pelaku tewas yaitu Abu Razak (pimpinan KKB), Wan Neraka, Zulfikar, dan Hamdi. Sementara satu pelaku Wan Ompong kini diamankan di Polres Bireuen.

Direktur Reserse Kriminal Polda Aceh Kombes Agus Sarjito, mengatakan, kontak tembak dengan KKB terjadi sore tadi sekitar pukul 18.00 WIB. Lima anggota kelompok ini saat itu sedang dalam perjalanan ke Banda Aceh menggunakan mobil Avanza berplat BL 1342 R.

Baca juga:  Kadis Perindag Meninggal Dunia, Plt Gubernur Sampaikan Belasungkawa

“Anggota melakukan pengejaran kelompok tersebut dan ketika tiba di lokasi terjadi baku tembak. Satgas penindakan KKB akhirnya dapat melumpuhkan kelompok tersebut,” kata Agus kepada wartawan, Kamis (19/9/2019) malam.

Saat baku tembak terjadi, tiga orang tewas ditempat sementara satu lagi kritis. Namun dalam perjalanan ke rumah sakit, pelaku yang kritis meninggal dunia.

Dalam kontak tembak ini, polisi menyita barang bukti berupa AK 56 lipat, revolver, serta peluru kedua senjata tersebut berjumlah 100 butir. Kelompok ini diduga melakukan penculikan terhadap seorang warga di Bireuen.

Berawal ketika tim Satgas KKB Polda Aceh menerima informasi bahwa pimpinan KKB Abu Razak  turun dari Bukit Cerana, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen dengan menggunakan mobil jenis Avanza warna hitam dengan nomor polisi BL 1342 R

Baca juga:  Gubernur Aceh Lantik Kepala BPKP Perwakilan Aceh

Mobil itu menuju ke arah Banda Aceh kemudian tim Satgas KKB melaksanakan pengejaran hingga di depan Gampong Keude, Kecamatan Tringgadeng, Kemudian terjadi baku tembak antara KKB dengan polisi dan kelompok ini berhasil dilumpuhkan,” ujarnya.

[m/]

Comments