PKS Pecat Caleg DPRK Aceh Tamiang yang Ditangkap karena Kasus 70 Kg Sabu

Kamis, 30 Mei 2024 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sofyan Caleg DPRK Aceh Tamiang terpilih, menggunakan baju tahanan tiba di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (27/5/2024)

Sofyan Caleg DPRK Aceh Tamiang terpilih, menggunakan baju tahanan tiba di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (27/5/2024)

Jakarta, Mercinews.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memecat Sofyan, calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, yang ditangkap polisi karena terlibat kasus narkoba.

“Tentu saja, yang bersangkutan sudah diproses dan akan dipecat dari caleg terpilih, dan tentu ini sesuatu yang kami tidak kehendaki,” kata Ketua DPW PKS Aceh Nasir Djamil di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (28/5/2024).

Baca Juga:  Pemko Banda Aceh Raih Digital Government Award 2023

Nasir juga mengucapkan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya rakyat Aceh, atas peristiwa kriminal tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami (juga) berterima kasih kepada aparat penegak hukum, dan mudah-mudahan ini jadi pembelajaran bagi PKS dan juga partai lain terkait dengan sindikat peredaran gelap narkoba,” kata dia.

Baca Juga:  Sopir Aceh Barat yang bawa kabur etnis Rohingya ke Medan, dilepas

Selanjutnya, PKS akan menggantikan Sofyan dengan caleg DPRK Aceh Tamiyang yang mendapat suara terbanyak kedua sesuai dengan prosedur yang berlaku. Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap Sofyan karena terlibat kasus narkoba pada Sabtu (25/5/2024).

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa mengatakan, Sofyan masuk daftar pencarian orang sejak Maret 2024 terkait perkara narkoba dengan barang bukti sabu seberat 70 kilogram.

Baca Juga:  Sekjen Antonio Guterres Dikabarkan Memasukkan Israel ke Dalam Daftar Hitam PBB

Sofyan ditangkap di sebuah toko di Jalan Medan-Banda Aceh, Manyak Payed, Aceh Tamiang, pada Sabtu lalu. Ia ditangkap setelah sebelumnya sempat buron selama tiga minggu dan berpindah-pindah lokasi dari Banda Aceh ke Medan, Sumatera Utara, untuk menghindari kejaran polisi.

Berita Terkait

Kolaborasi Laboratorium Akustik ITB, Kairos Multi Jaya Gelar Workshop Integrasi Akustik Bangunan dan Profesional Audio
Pos Indonesia Bakal PHK Massal di 2024
Presiden Jokowi Minta Masyarakat Hindari Judi, Lebih Baik Ditabung Jadi Modal Usaha
5 Siswa DKI yang bercanda soal Palestina sambil makan ayam yang viral, minta maaf
Ketua Presidium MER-C Bertemu Menkopolhukam Bahas Situasi Jalur Gaza
Terkait Buronan Harun Masiku, Penyidik KPK Sita Handphone dan Tas Hasto Kristiyanto
Habib Rizieq Shihab Bebas Murni Hari Ini 10 Juni 2024
Wakili Jokowi, Prabowo Berangkat ke Yordania Hadiri Konferensi Tanggap Darurat Gaza
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:29 WIB

Kolaborasi Laboratorium Akustik ITB, Kairos Multi Jaya Gelar Workshop Integrasi Akustik Bangunan dan Profesional Audio

Kamis, 13 Juni 2024 - 01:10 WIB

Pos Indonesia Bakal PHK Massal di 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:01 WIB

Presiden Jokowi Minta Masyarakat Hindari Judi, Lebih Baik Ditabung Jadi Modal Usaha

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:23 WIB

5 Siswa DKI yang bercanda soal Palestina sambil makan ayam yang viral, minta maaf

Senin, 10 Juni 2024 - 20:30 WIB

Ketua Presidium MER-C Bertemu Menkopolhukam Bahas Situasi Jalur Gaza

Senin, 10 Juni 2024 - 17:21 WIB

Terkait Buronan Harun Masiku, Penyidik KPK Sita Handphone dan Tas Hasto Kristiyanto

Senin, 10 Juni 2024 - 09:10 WIB

Habib Rizieq Shihab Bebas Murni Hari Ini 10 Juni 2024

Senin, 10 Juni 2024 - 04:44 WIB

Wakili Jokowi, Prabowo Berangkat ke Yordania Hadiri Konferensi Tanggap Darurat Gaza

Berita Terbaru